March 28, 2018

[Book Review] How to Stay Single - Christian Simamora

Judul: How to Stay Single
Penulis: Christian Simamora
Halaman: 474 halaman
Genre: Novel Dewasa (21+)
Tahun: Desember, 2016
Penerbit: Roro Raya Sejahtera
ISBN: 9786026074805
Rate: ★★★☆☆


"Read my lips, Gaga: do I look I care?" - h. 79

How to Stay Single ini menceritakan kisah antara Malika dan Juan Carlos. Juan Carlos alias Juancar yang merupakan seleb chef ini menjadi idola kaum hawa, mulai dari perawan sampai nenek-nenek. Wajarlah, Juancar ini cakep dan tentunya hot. Namun sayangnya semua itu hanya di layar kaca saja, aslinya Juancar ini suka nge-bully staf yang ngelakuin kesalahan, entah sengaja atau nggak. Nah, Malika yang bekerja di stasiun TV tempat Juancar memandu acara, mulanya happy banget waktu dipindahtugaskan ke acaranya Juancar. Namun sebuah insiden kecil membuat Malika melihat sifat asli Juancar. Dari mengidolakan jadi ilfil. Apa kisah mereka hanya berkutat sampai di sini? Nggak dong! Masih ada bumbu-bumbu lainnya, seperti kekasih Juancar yang super bitchy dan pacar Malika yang angin-anginan.

"Hanya karena lo mencintai seseorang dengan sepenuh hati, bukan berarti orang itu akan membalas dengan cinta yang sama besarnya." - h. 207

Masih seperti buku-buku Babang CS yang lain, buku ini juga didominasi oleh hot guys dan sexy chiks. Karakter mereka pun nggak jauh-jauh beda, masih seputar kalangan sosialita dengan gaya hidup yang upper high. Yah, intinya 'template-nya' masih sama dengan buku-buku Babang CS yang lain. Mungkin Babang CS memang nyaman dengan zona ini atau mungkin template seperti ini memang sudah jadi ciri khasnya. No problem, itu haknya Babang CS ya....

So far ceritanya oke, nggak ada masalah berarti. Ada beberapa typo, dan di buku ini adalah typo terbanyak dari buku-buku Babang CS yang pernah saya baca [P. S. Aku hampir baca semua buku-buku Babang CS]. Lalu aku juga agak keganggu dengan cerita-cerita tambahan yang menurutku nggak penting-penting amat, bikin buku jadi tambah tebel euy! Untuk ukuran romance, buku ini cukup tebal loh!

"Gue bahkan nggak peduli kalo ternyata gue cuma berhak dapat sepersekian dari hati lo. It's way better than have nothing at all." - h. 260

Tapi herannya, meski dengan template yang sama, aku tetap nggak ngerasa bosan. Bahkan sebaliknya. Aku nggak bisa berhenti baca meski udah tau arah ceritanya. Entahlah, mungkin aku terlanjur cocok dengan gaya berceritanya Babang CS yang ringan, fun, dan seksi, tapi suatu waktu aku bisa baper berat. Menuruku bukunya Babang CS cocok dijadiin selingan sewaktu jenuh dengan bacaan-bacaan berat. Karena kamu bakalan bisa ketawa, baper, juga termehek-mehek dalam waktu yang bersamaan tanpa perlu khawatir gimana endingnya.

Ternyata benar kata orang, lawan kata 'cinta' bukanlah 'benci', melainkan 'tak dipedulikan'. - h. 311

But my favorite book from Christian Simamora is still As Seen On TV. Dunno why I love it the most~and cannot move on by now. Just, I feel like so deep and honest. Feel-nya kerasa banget. Entahlah, aku kebaperan berat sampe mewek waktu baca ASOT. Haha XD *Feel free to laugh at me* Kapan-kapan aku bakal bikin ulasan tentang ASOT ya, kalau pas senggang dan pas mood nulis. Hehe....

March 25, 2018

[Book Review] Long Shot (Hoops, #1) - Kennedy Ryan

Title: Long Shot (Hoops, #1)
Author: Kennedy Ryan
Page: 460 pages
Genre: Adult Romance
Year: March, 2018
Rate: ★★★★★


Synopsis [copy from Goodreads]
A Standalone FORBIDDEN LOVE SET IN THE EXPLOSIVE WORLD OF THE NBA...

Think you know what it's like being a baller's girl?
You don't.
My fairy tale is upside down.
A happily never after.
I kissed the prince and he turned into a fraud.
I was a fool, and his love - fool's gold.

Now there's a new player in the game, August West. 
One of the NBA's brightest stars.
Fine. Forbidden. 
He wants me. I want him.
But my past, my fraudulent prince, just won't let me go.

*Some aspects of this story may be sensitive for some readers.



"If you were mine, Iris, there would be no doubt what position you'd hold in my life. You'd be center. I'd play you at the five." - Long Shot, Kennedy Ryan.

No doubt, I give FIVE SHOT STARS. Its more than I expected, its an emotional story. Heartbreaking, raw, and sweet. Me, in several times nearly thrown my tablet while reading this.

I need a guy like August❤

March 15, 2018

[Book Review] Forgetting Not Forgotten - Wiwi Suyanti

Judul: Forgetting Not Forgotten
Penulis: Wiwi Suyanti
Halaman: 410 halaman
Genre: Novel Dewasa
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tahun: Februari 2018
ISBN: 9786020453156
Rate: ★★★★☆


"Untuk merasa hidup, kamu harus menikmati hidup itu, bukan sekadar menjalaninya, karena itu saja nggak cukup." - h. 307

Yaampun! Ini aku baca romance serasa baca thriller. Always ask: what's happen next? why this things can be possibly happen? when all the shitty things will be end and open?

Saat baca blurbnya, jujur aku nggak punya ekspetasi yang luar biasa terhadap buku ini. Aku kira ini cuma cerita soal anak SMA dan seorang pria yang memiliki selisih umur 10 tahun. Just it! Tapi setelah memasuki bab 10, aku langsung ambil keputusan: this book has a complex and complicated story!

Konflik dalam buku ini begitu padat, dari awal sampai akhir rasanya nggak ada jeda meski hanya sekadar untuk ber-haha-hihi. Untungnya sifat dan gaya bicara Serra bisa mengimbangi 'keseriusan' buku ini, ngakak terus aku tiap kali baca percakapannya sama Erin atau Seb. Yup, di sinilah kelebihan buku ini. Meski serius, tapi masih bisa bikin orang ketawa.

Oh ya, aku suka banget sama karakter Serra, lepas dan apa adanya banget. Itu juga masih ditambah otaknya yang cemerlang. Dia anak 17 tahun banget, tapi karena terdesak situasi jadi punya pikiran yang panjang. Sementara untuk Sebastian ... hm, just ordinary rich man, nothing more. My fave is Serra❤

Dan untuk endingnya?! Haduh! Di sini aku pengen teriak. Kok berasa gantung banget? Entah ini bener atau enggak, aku ngerasa kalau sebenernya cerita ini belum kelar, tapi terpaksa dikelarin karena keterbatasan halaman. Memang untuk cerita sepelik ini, 400 halaman nggak cukup. 

P. S. Kalau aja ada sekuelnya, aku bakalan upgrade rateku dari 4★ jadi 4.5★ :) Cuma nggak puas di ending aja.

March 01, 2018

[Book Review] Relung Hati Langit - FinkFink

Judul: Relung Hati Langit
Penulis: FinkFink
Halaman: 376 halaman
Genre: Novel Dewasa (21+)
Penerbit: HD Publisher
Tahun: Mei, 2017
ISBN: 9786026127815
Harga: IDR 76.000
Rate: ★★★½


Kita tidak pernah menggunakan otak ketika mencintai seseorang. - h. 25
Dan mencintainya membuatku seperti tidak mengenal diriku sendiri. - h. 39
Sebetulnya aku sudah cukup lama punya buku ini, pernah aku baca juga, tapi stuck. Alasan utama stuck bukan karena buku ini jelek sih, nggak! Bukan sama sekali. Melainkan tema yang diangkat bikin aku sebel duluan pas mau baca. Sampai akhirnya aku tertantang buat nyelesein sesuatu yang menurutku nyebelin ini. Iya! Aku sebel sama temanya.

Jadi buku ini menceritakan tentang Langit yang jatuh cinta sama pria beristri, Derry. Berdiri di antara rasa bersalah dan rasa cinta, Langit bersikeras mempertahankan hubungannya dengan Derry, walau dia tahu itu salah dan menyakitkan.

Ya, aku membenci sebuah pengkhianatan, tetapi takdir membuatku menjadi seorang pengkhianat. - h. 115

Awal-awal aku agak terganggu dengan pernyataan 'cinta ini salah' yang terkesan diulang-ulang, terutama di bab awal. Untungnya semakin ke belakang ceritanya bergulir. Tokoh Langit di sini terasa 'berat', mungkin orang yang baca sekilas pasti bakal nyalahin Langit karena ngerebut suami orang. Tapi di sini kita diajak untuk melihat dari sudut pandang Langit, seperti apa rasanya terlanjur jatuh cinta dengan pria beristri. Percayalah, cinta itu egois dan buta, yang pernah jatuh cinta pasti pernah ngerasain, kan? Butuh waktu, pengorbanan, dan pikiran yang jernih untuk menyadari mana yang benar-benar cinta dan mana yang sekadar rasa suka. Akhirnya Langit mengambil keputusan yang benar, she'd take any risk! Termasuk mempertaruhkan hubungannya dengan Andi.

Btw tokok favoritku di sini si Steven. Kocak banget. Pasti asyik punya temen kayak Steven.

Aku juga suka dengan diksinya. Beberapa typo dan kata yang kurang tepat masih aku temukan. But so far, this book was good.

"Di dunia ini cuma satu yang nggak bisa diasuransikan, Lan. Hati." - h. 208

February 16, 2018

[Book Review] In a Blue Moon - Ilana Tan

Judul: In a Blue Moon
Penulis: Ilana Tan
Genre: Romance
Halaman: 320 halaman
Tahun: April, 2015
ISBN: 9786020314624
Rate: ★★★☆☆




S i n o p s i s :

“Apakah kau masih membenciku?”
“Aku heran kau merasa perlu bertanya.”


Lucas Ford pertama kali bertemu dengan Sophie Wilson di bulan Desember pada tahun terakhir SMA-nya. Gadis itu membencinya. Lucas kembali bertemu dengan Sophie di bulan Desember sepuluh tahun kemudian di kota New York. Gadis itu masih membencinya. Masalah utamanya bukan itu—oh, bukan!—melainkan kenyataan bahwa gadis yang membencinya itu kini ditetapkan sebagai tunangan Lucas oleh kakeknya yang suka ikut campur.

Lucas mendekati Sophie bukan karena perintah kakeknya. Ia mendekati Sophie karena ingin mengubah pendapat Sophie tentang dirinya. Juga karena ia ingin Sophie menyukainya sebesar ia menyukai gadis itu. Dan, kadang-kadang—ini sangat jarang terjadi, tentu saja—kakeknya bisa mengambil keputusan yang sangat tepat.

❤❤❤

Ehm, siapa sih yang nggak kenal Ilana Tan? Minimal pasti tahu dan pernah baca salah satu karyanya. Ya, kan? Kan? Kan? Iya. Telat banget rasanya baru baca sekarang😅

Ekspetasiku sebelum baca buku ini tinggi banget, berharap bisa ngaduk2 emosi seperti Autumn in Paris, but . . . .
Yah, little bit disappointing me. Sebenarnya nggak ada masalah dengan storyline-nya yg ringan, gaya penulisannya juga tetep jadi favorit aku (yg meski nggak sreg sama ceritanya, aku tetep bisa namatin tanpa masalah). Aku geregetan sama karakternya yg cenderung nggak to the point, si Lucas Ford itu loh nggak tegas banget.
Feel dalam buku ini juga kurang, sedikit narasi dengan sekadar percakapan standar. Jadi berasa kurang 'hidup'.

Sederhana sih boleh dan sudah jadi ciri khas Ilana Tan. Tapi entah kenapa di sini 'kesederhanaan' itu benar-benar terasa sederhana. Buku ini bagiku seperti tanpa nyawa.

November 25, 2017

[Book Review] Welcome Home, Rain - Suarcani

Judul: Welcome Home, Rain
Penulis: Suarcani
Halaman: 304 halaman
Genre: Young Adult
Tahun: Oktober, 2017
Penerbit: GPU
ISBN: 9786020375366
Rate: ★★★½


"Kamu tahu beda mimpi dan ambisi, Ghi?"
Ghi tidak menyahut, tidak pula menggerakkan kepala. Ia menunggu.
"Mimpi, kamu yang mengejar. Sementara ambisi, kamu yang dikejar." - h. 234

Sejak memergoki Kei keluar dari kamar hotel bersama Om-om, Ghi tidak mau lagi menyanyikan lagu Welcome Home, Rain ciptaan Kei, pacar sekaligus pencipta lagu tersebut. Namun suatu hari mereka diharuskan untuk kembali berduet. Apakah yang akan mereka lakukan? *Jeng Jeng....*

Banyak sebenarnya yang aku pengen bahas dari buku ini, aku bahas yang penting-penting aja ya ✌😁

Dari segi tema, terus terang aku sangat tertarik. Buku ini 'dark'. Kelam. Dan memang aura kelamnya begitu terasa. Di samping konflik inti, yaitu kisah cinta Kei dan Ghi, ada konflik keluarga yang disisipkan. Penderitaan seorang gadis bernama Kei yang mamanya nggak bisa hidup miskin, rela melakukan apa saja buat hidup enak. Lalu ada Ghi, pemuda yang bersitegang dengan ayahnya.... Yah, secara keseluruhan tema yang diangkat menarik. Ini yang bikin aku nggak bisa berhenti baca semalam suntuk—aku sampe lupa tidur😴

Buku ini terdiri dari 300-an halaman. Biar enak aku bagi jadi tiga bagian aja ya.

  • 1/3 bagian pertama adalah bagian pembagunan konflik. Yang memang di sini adalah bagian paling menarik buatku. Nggak terlalu banyak teka-teki, ngalir gitu aja.
  • 1/3 bagian kedua yang aku harap ada perkembangan konflik atau mungkin cerita, ternyata nggak ada. Malah bagiku berasa flat karena cenderung mengulang-ulang apa yang sudah dijabarkan di 1/3 bagian pertama tadi.
  • 1/3 bagian terakhir ini adalah klimaksnya. Plus conclusion. Ending. Cuma karena menurutku (sekali lagi ya, menurutku) terlalu banyak ngulang di 1/3 bagian kedua tadi, di bagian ini malah terkesan tergesa-gesa. Alurnya berasa 'tiba-tiba'. Semua tumplek-blek di bagian ini. Jadi kurang ngalir.

Tokoh Kei di sini digambarkan sebagai gadis yang pendiam, terkesan cuek. Beberapa bilang kalau nggak suka sama tokoh Kei ini. Tapi percaya deh, orang model Kei ini memang ada! Pendiam, menutup diri, terkesan cuek. Yah, memang dari sononya begitu😁. Lalu Ghi, aku malah kurang suka sama sifatnya yang terkesan sok [ini menurutku]. Bolehlah dia benci banget sama Kei karena dia ngeliat Kei sama Om-om di hotel, meski akhirnya Ghi tahu kalau Kei cuma dijebak. Tapi cara dia ngomong ke manajernya, Soraya, bikin aku pengen sumpelin bangkiak😥 *sorry for Ghi's fans*
Oh ya, di sini ciri-ciri fisik tokohnya tidak digambarkan terlalu jelas. Cuma Kei aja yang digambarkan sebagai gadis oriental bermata sipit. Jadi silakan berandai-andai (bebas!) Ghi cakepnya kayak apaヽ(´▽`)/

Aku lelah lahir batin baca buku ini, menguras emosi banget. 1/3 bagian kedua memang nggak ada perkembangan konflik/cerita, tapi beneran nguras emosi waktu baca. Nyesek sana-sini. Dan bagian yang sempat bikin aku hampir mewek (masih hampir ya😂) adalah bagian Ghi ngunjungin Ajik-nya (bapaknya). Terenyuh banget bacanya😥😣.

Typo: ada. Aku ketemu sama beberapa typo. Tapi masih okelah, nggak banyak ( ゚▽゚)/

Hujan memang akan selalu pulang ke bumi. - h. 300

Secara pribadi aku suka buku ini. Dari segi tema yang diangkat, terus kalimat-kalimatnya. Well, buku ini cocok dibaca buat yang suka aura kelam. Setiap kalimatnya mainin perasaan banget [apa aku aja yang gampang baper?] 😮. Kei yang memutuskan untuk berhenti nyanyi dan main piano setelah skandalnya dengan Om-om. Ghi yang hatinya terlalu sakit sampai-sampai mustahil ngelupain Kei. Ghi, kamu tipe pengabdi mantan, ya?😝😜. Yah, penulisnya pinter banget ngaduk-ngaduk perasaan😫.

November 21, 2017

[Book Review] By Your Side - Bulan Nosarios

Judul: By Your Side
Penulis: Bulan Nosarios
Halaman: 296 halaman
Genre: Amore
Tahun: September, 2017 (Cetakan ke-2)
Penerbit: GPU
ISBN: 9786020304519
Rate: ★★★☆☆



Blurb:

Bagi Erga, Kania adalah pusat dunianya. Erga bahkan tidak bercita-cita muluk, hanya ingin menua bersama Kania. Masalahnya adalah, dia tidak pernah mengatakan hal itu pada Kania. Hanya bertahan dalam rindu diam-diam. Selama bertahun-tahun.

Karena, lihat saja gadis itu...
Kania dokter cemerlang yang sedang melaju meraih cita-citanya, tidak berniat berhenti untuk hal-hal sepele dan cengeng, seperti jatuh cinta dan patah hati. Dia merasa puas dengan persahabatan stabil yang ditawarkan Erga. Meski diam-diam hatinya menginginkan lebih, karena bersahabat saja rasanya tak lagi cukup. Namun bagaimana Kania bisa berdamai dengan hal-hal yang tidak pasti?

"Kita terbiasa merencanakan banyak hal yang mudah kita jalani. Tapi Tuhan membuat rencana supaya kita menjadi kuat. Sedikit hal yang tidak pasti, sedikit kepedihan, sedikit kebimbangan, begitulah hidup."


↠↠↠↠↠


"Bagaimana kalau memasukkan sedikit hal absurd ke dalam rencana hidupmu? Biar lebih berwarna..." [Oma Linda] - h. 225

[Spoiler]

Buku bertema friend zone ini cukup menarik buatku (pada dasarnya aku memang sangat tertarik dengan cerita-cerita yang berbau friend zone), ditambah kovernya yang bikin aku nggak punya alasan untuk nggak membeli buku ini.

Narasi dalam buku ini cukup banyak, di satu titik mataku sempat ngerasa 'sepet' juga sih. Tapi karena gaya mendongengnya enak dan nyaris nggak ada typo, jadinya aku masih bisa enjoy selama membaca.

Tapi ada beberapa hal yang nggak pas di hati. Misalnya ini:
Kania dan Erga sudah delapan tahun bersahabat, tapi pas awal-awal aku ngerasa mereka berdua kayak orang asing. Mungkin maksud penulisnya ingin menunjukkan kalau mereka sama-sama punya perasaan yang tak terungkap, jadi dibikin canggung. Tapi bagiku terkesan nggak alami dan jatuhnya malah kayak orang asing. Untunglah tertolong dengn beberapa flashback tentang hubungan mereka dulu.
Terus tarik ulur antara Erga dan Kania kelamaan. Sempat ngerasa boring juga sih pas bacanya.

Untuk endingnya?
Hm, di luar ekspetasi. Setelah drama tarik ulur yang cukup panjang, aku mengharapkan ending yang seimbang juga, yang bisa bikin mind blowing atau apalah gitu. Nyatanya flat juga :(

Jadi sebetulnya cerita ini bagus kalau porsi antara tarik ulurnya dan klimaksnya seimbang. Bukan cuma Erga mutusin pergi, terus kembali, dan akhirnya ketemu lagi sama Kania. Baru ungkapin perasaan, itu pun berasa datar banget.

Hm, but I like Erga. Yep, suka cara bercandanya, tapi nggak suka cara dia nyimpen perasaan.

Dannnnn di halaman 117 aku nemu nama Nadya. Padahal di situ scene Kania bercakap-cakap dengan Erga. So, who is Nadya???