Showing posts with label twigora. Show all posts
Showing posts with label twigora. Show all posts

February 20, 2019

[Book Review] Mouth to Mouth - Christian Simamora

Judul: Mouth to Mouth
Penulis: Christian Simamora
Halaman: 378 halaman
Genre: Novel Dewasa (21+)
Tahun: September, 2018
Penerbit: Roro Raya Sejahtera
ISBN: 9786025903021
Harga: 95.000 (P. Jawa)
Rate: ★★★☆☆


B l u r b :

SERINGNYA,YANG KAMU RINDUKAN HANYA KENANGAN, BUKAN ORANGNYA.

Dear pembaca,

Ketimbang bercerita tentang isi buku, aku memilih untuk mengajukan pertanyaan sederhana yang anehnya tak semua orang tahu jawabannya: seberapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk melupakan mantan?

Di salah satu episode How I Met Your Mother, malah ada beberapa pendapat. Lily bilang, setengah umur relationship itu sendiri. Marshall bilang, satu minggu per bulan kalian jadian. Robin bilang, sepuluh ribu gelas minuman beralkohol—tak peduli selama waktu yang kamu butuhkan untuk mencapai target itu.

How about you?
Apakah menurutmu, move on berarti menunggu sampai punya pacar baru lagi? Dan sampai itu benar-benar terjadi, kamu malah membiarkan si mantan kembali lagi, sekaligus menguji apakah kamu masih sebodoh dulu?

Selagi kamu memikirkan jawabannya, nikmati dulu cerita Jordi dan Isadora (plus drama mantan menyebalkan) di buku MOUTH TO MOUTH ini. Seperti biasa aku ucapkan....

Selamat jatuh cinta,

CHRISTIAN SIMAMORA


S t o r y l i n e :

Punya mantan yang masih belum bisa move on?
Untunglah kalau kamu nggak punya, tapi sayangnya Isadora punya lho!
Jadi buku ini menceritakan tentang Isadora yang diuber-uber mantannya yang nggak bisa move on. Demi menghindari sang mantan, Isadora mengaku kalau udah punya pacar baru. Tapi nggak semudah itu Al, mantan Isadora, percaya. Al minta pembuktian dengan meminta Isadora bawa pacar barunya pas di acara pernikahan Dewinta, kakak Isadora. Fyi Al ini masih saudara sama calon kakak iparnya Isadora.
Alhasil Isadora mumet. Eh, di saat lagi buntu-buntunya, Tuhan mengirimkan penghuni baru ke kosannya. Yep, siapa lagi kalau bukan Jordi. Cowok yang mulanya dianggap Isadora terlalu mulus, plus tampangnya bersih kayak oppa-oppa Korea. Kata Isadora sih, bukan tipenya banget. Tapi bolehlah dijadikan pacar jadi-jadian.
Singkat kata dimulailah sandiwara mereka. Jordi yang berprofesi sebagai DJ jelas punya pesona tersendiri. Celakanya, Isadora malah klepek-klepek meski masih aja nggak mau mengakui. Di sisi lain, Jordi yang awalnya cuma disewa buat jadi pacarnya Isadora, malah menginginkan hubungan mereka jadi kenyataan.

❣❣❣❣

Masih sama kok kayak buku-buku Babangse yang lain, buku ini tetap mengusung konsep fun, fresh, dan sexy. Plot yang simpel, juga gaya nulis yang kekinian bikin 'relaxing time-ku' jadi betulan relax.

Cukup ikuti dan nikmati. Itu aja.
Nggak perlu mikir atau cemas dengan gimana endingnya, yang jelas happy ending sih. Soalnya kalau sampai Oppa Jordi dibikin patah hati, aku bakalan santet authornya.

Q u o t e s :

"Mandiri bikin kamu ngurangin ketergantungan sama orang lain. Bikin kamu nggak terlihat lemah juga." [Dewinta] - h. 11
"Women never dress to impress men. We try hard to look fabulous to irritate other women." [Isadora] - h. 71
"Yang paling menyakitkan itu justru bukan pas putus, melainkan trauma yang mengikutinya. Rasanya kayak terbangun dari tidur panjang dan lo nggak ngenalin sekeliling lo. Gue mampu ngobatin luka hati gue sendiri, tapi jujur gue kayak kehilangan nyali untuk memulai hubungan yang baru lagi." [Isadora] - h. 100
"Kamu tahu nggak, selingkuh itu berarti mengkhianati orang yang memercayaimu sungguh-sungguh. Mengecewakan orang yang memercayakan tempat spesial untuk kamu di hatinya. Yang mengira bisa bersama-sama denganmu selamanya. Yang begitu naifnya berpikir kalo kamu nggak akan pernah nyakiti perasaannya." [Isadora] - h. 128
"Micin adalah obat patah hati yang ampuh." [Isadora] - h. 136
"Tergantung, lo kepengen perbedaan kita jadi daya tarik atau malah alasan buat menjauh dari satu sama lain?" [Jordi] - h. 226
"Lo tahu nggak, selain kata-kata, menunggu adalah pertanda cinta dan kesabaran. Semua orang bisa seenaknya bilang 'aku cinta kamu', Is. Tapi seberapa banyak orang yang sabar menunggu dan terus membuktikan kesabarannya?" [Jordi] - h. 231
"Cinta baru itu kayak masuk ke negara asing tanpa buku panduan. Adalah sesuatu yang natural bagi manusia untuk merasakan ketakutan atas hal-hal yang nggak kita ketahui." [Arik] - h. 248

P. S. This book for adult only. For underage, sorry, you must hold your feeling to Jordi.


January 21, 2019

[Book Review] Move Like Jagger - Christian Simamora

Judul: Move Like Jagger
Penulis: Christian Simamora
Halaman: 366 halaman
Genre: Adult Romance (21+)
Tahun: November, 2018
Penerbit: Penerbit Toro
ISBN: 978602534619
Harga: IDR. 97.000 (P. Jawa)
Rate: ★★★★☆


B l u r b :

NẾU BẠN ĐANG NGHĨ VỀ MỘT AI ĐÓ TRONG KHI ĐỌC ĐIỀU NÀY,
BẠN CHẮC CHẮN ĐANG YÊU. 

(Kalau kamu memikirkan seseorang saat membaca ini,
artinya kamu memang sedang jatuh cinta.)


YANG BELLA TAHU TENTANG JAGGER SUDARSO:
- Nggak bisa diajak ngobrol basa-basi.
- Nggak sudi diganggu karena lagi baca buku—euh, David Baldacci itu penulis novel apaan sih?
- Nggak ada angin, nggak ada hujan, malah disangka suami Bella!

Perjalanan kali ini benar-benar apes. Nggak hanya penerbangannya dialihkan dan membuat Bella harus menginap semalam di Hong Kong... eh, malah dituduh sudah menikah! Bisa-bisanya, hanya karena bernama belakang sama—dan kebetulan duduk bersebelahan di pesawat—dia dan cowok judes itu dikira pasangan suami-istri. Memang sih, dengan cepat mereka mengatasi kesalahpahaman itu, tapi tetap saja terpaksa harus berbagi kamar yang sama.

Awalnya, karena sama-sama butuh beristirahat di tempat tidur yang nyaman, Bella mencoba untuk sedikit lebih akrab dengan Jagger. Dia juga tak keberatan ditemani ngemil di minimarket sebelah hotel. Tapi, tak disangka-sangka, Bella bisa lebih dari sekadar bertoleransi dengan cowok itu. Malah, malam itu berakhir dengan lebih dari sekadar ciuman persahabatan di pipi.

Meski begitu, Bella tahu diri. Kedekatan ini nggak lebih dari sekadar pengalaman menarik dalam perjalanan, bukan bab pertama cerita cinta baru. Semuanya otomatis berakhir ketika mereka menginjakkan kaki di Indonesia.

Harusnya sih gitu ya....

Tapi kenapa kemudian Bella malah jadi plus one di pernikahan abang Jagger?

S t o r y l i n e : 

Cuaca buruk menyebabkan pesawat yang ditumpangi Bella dan Jagger harus singgah di Hong Kong. Para penumpangnya diberi fasilitas berupa sebuah kamar hotel untuk beristirahat semalam sebelum kembali melanjutkan penerbangan keesokan harinya. Bella dan Jagger yang memiliki nama belakang sama ditempatkan pada sebuah kamar yang sama karena dianggap sebagai pasangan suami-istri. Mereka sama-sama nggak mau dong, apesnya nggak ada kamar hotel yang tersisa malam itu. Semuanya penuh!

Yah, mau nggak mau mereka akhirnya berbagi kamar. They have no choice!

Karena Bella kelaparan, mereka akhirnya menuju sebuah minimarket yang ada di dekat hotel. Dari duduk bersama, mereka akhirnya terlibat obrolan. Bella yang mengetahui alasan Jagger hendak kembali ke Jakarta merasa geram. Yakaleeee abang nikung adik sendiri. Akan tetapi ketika Jagger balas menanyai Bella, cewek itu cenderung menutup diri, nggak mau cerita soal relationship-nya.

Dan kembali ke kamar hotel, malam mereka berakhir panas.

Setelah pesawat yang mereka tumpangi, finally, mendarat di Jakarta, Jagger dijemput oleh saudaranya dengan maksud langsung ke pernikahan abangnya, Michael. Bella yang saat itu kebetulan berdiri di dekat Jagger, diakui Jagger sebagai pacarnya.

Yuhu, permainan dimulai!

Jagger memang kelihatan oke-oke aja, tapi dalam hati meradang juga. Habisnya siapa yang nggak meradang lihat mantan bersanding dengan abang sendiri di pelaminan? Ugh! 
Dengan persiapan sekenanya, Bella berhasil berpura-pura sebagai pacar baru Jagger. Bahkan banyak yang bisik-bisik kalau Bella lebih cantik daripada Marissa,

Lalu, apa hubungan mereka selesai sampai di sini?
Oh, tidak semudah itu, Ferguso!

Jagger nggak bisa memungkiri ketertarikannya pada Bella lebih dari sekadar fisik. Sayangnya Bella malah mati-matian menepis perasaannya, padahal dia ada hati juga sama Jagger. Usut punya usut, ternyata Bella masih trauma karena dibohongi oleh mantan pacarnya. Bahkan gara-gara kejadian itu dia dipermalukan di lobby kantor. Hm, Bella sih mau hubungan yang meaningless, tapi Jagger-nya terlanjur jatuh cinta.

Tenang, meski ditolak ketika berada di Jakarta, Jagger nggak menyerah kok. Dia tetap ngejar Bella sewaktu mereka sudah kembali ke Hanoi.

K a r a k t e r : 

Jagger: Cowok 28 tahun ini good looking banget. Merasa dikhianati sang abang, serta dinomorduakan oleh ibunya membuat Jagger ogah kembali ke Indonesia dan memilih untuk tinggal di Hanoi. Playboy? Nggak kok. Jagger ini cowok paling 'lembut' yang pernah diciptakan Babang CS.

Bella: Hal paling memalukan yang pernah terjadi dalam hidupnya terjadi di lobby kantor. Tak hanya dipermalukan, namun juga dibohongi dan dipatahkan hatinya. Untung si bos berbak hati memberinya sebuah promisi di Hanoi.

Michael: Abang Jagger a.k.a si tukang tikung.

Marissa: Mantan Jagger yang sekarang jadi istri Michael.





"Gue cuman kelewat optimis bisa jadi pacar yang baik buat lo—dan ngira pengakuan gue bakal happy ending. Maafin ya." [Jagger] - h. 261.

Yang aku rasakan saat baca buku ini → fresh, fun, and happy!

Mungkin dari semua tulisan Babang, buku ini terasa paling 'simple'. Hampir setengah bagian pertama berkutat untuk mendekatkan Jagger dan Bella. Terlalu panjang sih menurutku, untungnya masih diimbangi dengan perbincangan yang menarik, dalam kasus ini kisah mellow-nya Jagger yang ditikung abang sendiri. So, suasananya excited. Cuma akibatnya berasa jomplang, karena semalam suntuk dihabiskan di setengah bagian depan, sisanya buat pengejaran Jagger, mengungkap masa lalu Bella, dst.

Hm, tapi di sisi lain buku ini fun. Dalam artian bisa memberikan sensasi menyenangkan saat dibaca. Gaya berceritanya kekinian banget, khas Babangse lah ya! Intinya buku ini cocok dibaca buat have fun, sama sekali nggak menguras otak dan guyonannya fresh.

Karakter Jagger sendiri menurutku agak berbeda dengan karakter-karakter di buku Babangse lainnya. Jagger did random sex, but he is not a jerk. Nggak ada bau-bau brengsek yang menguar dari Jagger. Malah menurutku dia sweet dan baperan. Wakakak!

Intinya buku ini → simple tapi nggak bosenin.

Kalau kalian lagi jenuh dengan bacaan yang menguras otak, mungkin bisa baca buku ini buat perenggangan😂 Eh, but it's adult romance ya. For underage, sorry, you cannot meet Jagger & Bella.

Oh ya, waktu scene Bella stalking IG-nya Jagger, aku iseng-iseng ikutan nyari nama Jagger Sudarso di IG, dan ternyata nggak ketemu gaes! Wakakak.... Sumpah ini paling gaje, sebelumnya nggak pernah sampai segininya.

October 06, 2018

[Book Review] Rain Sound - Vachaa

Judul: Rain Sound
Penulis: Vachaa
Halaman: 250 halaman
Genre: Teenlit (13+)
Tahun: Juni, 2018
Penerbit: Roro Raya Sejahtera
ISBN: 9786025129087
Harga: IDR 73.000 (P. Jawa)
Rate: ★★★☆☆




"Non, terkadang ada beberapa hal di dunia ini yang tidak dapat kita ubah; sekeras apa pun kita berusaha." [Pak Bono] - h. 52


B l u r b :

Tahukah kamu, hujan turun karena awan tak sanggup lagi menahan air yang membebaninya?
Begitu juga alasan orang menangis karena tak sanggup lagi membendung emosi dan luka yang menyesaki hatinya.

Aku tak mungkin membenci hujan karena hanya dia yang paling mengerti kesedihanku.
Hujan menemaniku saat menangisi kepergianmu.
Menyembunyikan air mataku di balik derasnya.

Ketika perlahan derainya berubah jadi rintik-rintik gerimis, aku berjanji akan merelakanmu.
Aku menyangkal diri, tentu saja.
Bagaimana mungkin aku bisa melupakan begitu saja orang yang pernah membuatku teramat bahagia?


S t o r y l i n e :

Pertemuan Pelangi dan Gilang berawal pada saat turun hujan. Pelangi yang sangat membenci hujan tengah menendang-nendang bangku untuk menyamarkan suara hujan saat Gilang menghampirinya dan meminjaminya headphone.

Mereka mengobrol dan berbagi cerita. Ada alasan mengapa Gilang begitu menyukai hujan dan Pelangi begitu membenci hujan. Hubungan mereka berjalan layaknya dua remaja yang saling menyukai namun tidak memiliki kejelasan status. Sampai suatu hari, sebuah fakta yang terungkap membuat hubungan mereka tidak memiliki harapan.

"Menurut gue, takdir itu Tuhan yang nentuin. Itu semacam skenario yang Dia buat untuk kita--manusia--jalanin. Bagaimana kita menyikapi takdir, itu tergantung kita sendiri. Tapi bagaimanapun cara yang kita tempuh untuk 'merajut' takdir kita, gue rasa itu juga bagian dari skenario Tuhan." [Gilang] - h. 59




K a r a k t e r :

Gilang → Cowok yang suka nongkrong di rooftop sekolah. Tergabung dalam tim basket tapi malas latihan. Gilang sangat menyukai hujan. As a guy, he is too ordinary a.k.a nothing special with his character.

Pelangi → Kebalikan dengan Gilang, Pelangi ini sangat membenci hujan. Lumayan banyak omong alias cerewet, tapi cukup menyenangkan kok. Ah, iya! Pelangi ini cengeng, dikit-dikit nangis.

Nando → Sohib Gilang yang suka mainin perasaan cewek. Nando dan Pelangi ini bak kucing dan tikus, hampir-hampir nggak pernah akur kalau ketemu.




Saat mengetahui plot twist novel ini, aku langsung keinget sama sebuah novel yang kubaca bulan lalu. Baik twist dan endingnya bisa dibilang mirip. Namun bukan berarti sama lho!
Hanya butuh beberapa jam untuk menyelesaikan novel ini. Ceritanya ringan ala-ala anak SMA, dialognya fresh, penulisannya juga rapi. Setting tempat dan konflik ala remaja yang nggak jauh-jauh dari taksir-menaksir sampai cemburu menghidupkan suasana dalam buku ini, yah meski ada beberapa scene yang cheesy. Ngakak berat itu waktu baca gombalannya Dito pas nembak Pelangi, sumpah itu anak bisa banget gombalnya. Terus ada juga sisipan soal konflik keluarga yang menjadi malapetaka untuk hubungan Gilang dan Pelangi. Karena ketidakterbukaan orangtua mereka, Pelangi dan Gilang yang menanggung sakit.


↠↠↠↠↠Nih, bocoran gombalannya si Dito↠↠↠↠↠
"Kamu tahu kenapa aku ngirim 999 gambar hati buat kamu?" Tanpa menunggu untuk dijawab, Dito melanjutkan, "Mereka aku kirim buat nemenin hati ke-1000 yang udah kamu bawa sejak pertama kali kita ketemu." [Dito] - h. 111


Oh ya, ada sesuatu yang butuh dikoreksi:
[- h. 12] → "Pelangi, Kamu sudah lima belas tahun. Kamu sudah dewasa."
Wah, aku kurang setuju kalau lima belas tahun disebut sudah dewasa. Anak usia segitu masih labil dan wajarlah kalau manja, masih masa puber, kan? Mungkin lebih tepat kalau diganti dengan 'Kamu sudah besar.'






Aku nggak punya karakter favorit di sini. Semua tokohnya terbilang remaja yang ordinary, tapi malah di sinilah letak 'nyawa' buku ini. Karena sesuai dengan sifat remaja pada umumnya.

"Kadang kita harus merelakan orang yang kita sayang untuk bahagia--meski kebahagiaannya itu bukan kita, Nak." [Ayah Pelangi] - h. 211

Jadi kesimpulannya buku ini cocok dibaca buat selingan bagi kalian yang penat baca buku-buku berat. Secara garis besar buku ini ringan untuk dibaca, twist-nya cukup oke juga meski sebetulnya konfliknya masih bisa digali lagi. Pokoknya terima kasih sudah membawaku kembali ke masa-masa SMA meski hanya sejenak😘

Mereka punya cerita di bawah langit berhujan, yang mempertemukan mereka, dan yang memisahkan mereka. - h. 245

September 25, 2018

[Book Review] Contract Partner - Mrs. Mathrange

Judul: Contract Partner
Penulis: Mrs. Mathrange
Halaman: 368 halaman
Genre: Romance Dewasa (17+)
Tahun: Juni, 2018
Penerbit: Roro Raya Sejahtera
ISBN: 9786025129049
Harga: IDR 86.000 (P. Jawa)
Rate: ★★★½




"Apa Nona tahu? Terkadang Tuhan memberi sedikit 'petunjuk' terhadap pengikutnya untuk menentukan pilihan yang akan menjadi takdirnya. Meskipun orang itu butuh waktu lama untuk menyadari apa yang menjadi 'petunjuk'-nya." [Tuan Coleman] - h. 67


B l u r b :

MUNGKIN SUATU HARI NANTI KAU AKAN MENGERTI,
KALAU HATI TIDAK DICIPTAKAN UNTUK MENGHANCURKAN HATI ORANG LAIN.

Benar-benar sulit dipercaya, seorang CEO tampan dan muda seperti Julian Reed melamar Jane Fisher, salah satu pegawai di perusahaannya. Sayangnya, ini sungguh berbeda dengan plot cerita romantis yang selama ini dia dengar dan baca. Malah, ketika dilamar, Jane merasa itu adalah kali pertama bosnya itu berbicara padanya. Kejadiannya pun sangat cepat dan blak-blakan. Di ruang kerjanya, Julian menyodorkan sebuah amplop cokelat berisi dokumen ke arah Jane. Perempuan itu benar-benar terkejut ketika membaca tulisan bold di halaman pertamanya.

KONTRAK PERNIKAHAN
ANTARA JULIAN REED DAN JANE FISHER

Meskipun terasa ganjil, Jane akhirnya mengambil risiko dengan menandatanganinya. Sesuatu yang belakangan dia sesali ketika akhirnya tahu alasan sebenarnya Julian mau menikahinya....


S t o r y l i n e :

Julian Reed, seorang CEO yang 'kejam' karena tidak mau menolerir kesalahan sekecil apa pun yang dilakukan karyawannya. Julian hampir-hampir tak pernah berkomunikasi secara langsung dengan para karyawannya, namun jika sekali saja dia memanggil karyawannya ke ruangannya, itu berarti mimpi buruk bagi si karyawan. Tidak satu pun yang keluar dari ruangan Julian akan selamat, alias berakhir dengan pemecatan.

Suatu hari Jane yang terkenal sebagai karyawan teladan tiba-tiba dipanggil oleh Julian ke ruangannya. Mulanya Jane mengira jika dia akan dipecat, namun rupanya Julian malah menyodorkan sebuah amplop berisi kontrak pernikahan antara dirinya dan Jane. Julian hanya memberi Jane waktu satu minggu untuk memikirkannya.

Jane hendak menolaknya, tapi Tuan Coleman, asisten pribadi Julian berhasil membuat Jane mengubah keputusannya. Sikap Julian yang selama ini dikenal dingin pun melunak, pria itu bersikap seolah-olah dia sangat menginginkan Jane. Akhirnya, Jane pun menyetujui kontrak tersebut dengan menambahkan poin di dalamnya.

Pernikahan Julian dan Jane berlangsung dengan lancar meski ada sebuah insiden yang terjadi pada saat pemberkatan. Akan tetapi, malam setelah acara pesta pernikahan mereka usai, sikap Julian langsung berubah. Yang semula hangat dan penuh kejutan menjadi dingin seolah-olah Jane hanya angin lalu.

Tentu saja sikap Julian ini membingungkan Jane. Jane berusaha mencari tahu, bahkan melakukan segala sesuatu demi mendapatkan sedikit perhatian dari Julian. Bagi Jane, tak apa Julian memperlakukannya dengan dingin asalkan dia tetap bisa berada di sisi Julian dan melihatnya setiap hari. Walau sempat beberapa kali hendak menyerah, ketelatenan Jane membuahkan hasil. Sikap Julian pelan-pelan berubah menjadi manis, bahkan Julian mengajak Jane berbulan madu ke Bali.

Namun siapa sangka, di saat Jane mengira bila semua usahanya mendapatkan hati Julian benar-benar berhasil, seseorang datang ke tengah-tengah mereka. Seseorang yang membuat Jane menyesali semua yang telah dia lakukan.


K a r a k t e r :

Julian Matthew Reed ↠↠ Seorang CEO tempat Jane bekerja. Terkenal kejam karena tidak mentolerir kesalahan sekecil apa pun yang dilakukan oleh karyawannya.

Jane Rosalie Fisher ↠↠ Karyawan yang tidak pernah melakukan kesalahan sekecil apa pun. Jane ini pekerja keras dan juga cerdas.

Emily ↠↠ Sahabat Jane. Dulu mereka tinggal bersama, namun semenjak Emily menikah, mereka berpisah.

Robert Coleman ↠↠ Asisten pribadi Julian.




"Jadi, aku pria pertama yang dekat denganmu?" tanya Julian.
Jane mengangguk.
Tuan Reed memeluk Jane dengan erat. "Jika seperti itu, jangan berikan pelukanmu, ciumanmu, dan yang lainnya kepada orang lain. Semua itu milikku," ucap Tuan Reed.
- h. 137 
Huahhhhh!!! Rasanya aku pengin lempar buku ini setelah selesai baca. Sumpah bikin emosi sampe pengin gigit bantal. Eits, jangan salah, bukan karena buku ini jelek atau mengecewakan, tapi ... sumpah bikin kezel abis! Awalnya aku mengira kalau buku ini menceritakan tentang pernikahan kontrak antara Julian dan Jane yang pada akhirnya berujung manis: they fall in love with each other, but ... arrrgghhhh!!! *jambak rambut*

Jujur aku nggak suka sama Julian. Entahlah, aku ngerasa ada ketimpangan karakter si Julian ini. Sebagai CEO dia kejam, tapi di sisi lain dia itu cepat berubah. Dingin-sweet-dingin lagi-sweet lagi, kayak AC aja yang suhunya gampang dinaik-turunkan hanya dengan pencet remot. Julian ini entah memang bermuka banyak atau jago pura-pura. Um, lebih tepatnya Julian ini sebetulnya licik dan cerdik. Tapi, hati-hati kalau dia sedang dalam mode sweet, bisa bikin klepek-klepek beneran. Yup, aku sempat terlena loh sama Julian mode sweet.

Lalu Jane, aku juga nggak terlalu suka dengan karakternya Jane. Jane itu ... gimana ya? Semacam masokis lah! Habisnya meski Julian bersikap dingin dan tidak menganggapnya, Jane tetap berharap pada Julian. Bahkan ketika Jane tahu alasan utama mengapa Julian menikahinya, dia memilih diam. Silent is gold, babe. But your silence is hell! Menurutku Jane ini terlalu percaya dengan hal-hal yang 'kurang' realistis. Hey, Jane, kisah dalam novel-novel yang kamu baca itu memang indah, tapi itu nggak nyata, Sayang.... Tapi di samping itu aku suka dengan kecerdasannya. Yah, walau di akhir segala kecerdasan serta usaha yang selama ini dilakukannya berujung sia-sia. Duh, Jane ... aku kasihan banget sama kamu. You don't deserve the fucking Julian Reed!





Hm, sebetulnya aku suka sama ceritanya. Cukup seru walau beberapa plot ada yang bolong. Misalnya kontrak pernikahan yang bagiku gaje, isinya apaan sih? Entahlah yang pasti aku butuh sekuel dari buku ini. Masih banyak hal-hal ganjil yang jadi pertanyaanku, yang sampai halaman terakhir aku nggak nemu jawabannya. Terutama di Julian sih, dia itu sebetulnya gimana sih? Perubahan sikapnya cenderung tanpa alasan yang jelas, it's like 'suka-suka gue'. Oh ya, terus Tuan Coleman juga berasa menjerumuskan Jane loh! Karena dia Jane mempertimbangkan niat untuk menerima kontrak itu, tapi kok nyatanya yang dibilang Tuan Coleman malah berbalik 180 derajat?

Setting waktunya aku perkirakan akhir 1999 atau awal 2000-an karena ponsel yang digunakan Jane adalah Nokia 8210. Bertempat di Manhattan, namun aku kurang merasakan 'Manhattan' di sini. Bahasa yang digunakan bahasa baku dengan POV orang ketiga.

Terus beberapa poin juga perlu diperbaiki, seperti ketika Jane membeli buku. Disebutkan kalau buku yang dibeli Jane bersegel plastik. Hm, setahuku buku-buku yang dijual di sana nggak ada segelnya loh, beda kayak di Indonesia yang memang disegel untuk menghindari orang-orang yang suka numpang baca tanpa beli. 

Beberapa persepsi juga perlu dibenahi, misalnya kata acuh. Acuh menurut KBBI artinya adalah mengindahkan, memperhatikan. Dan dalam buku ini banyak kata acuh yang diartikan abai. Typo masih ada meski sedikit, layout penggalan katanya juga lumayan banyak yang salah tempat. Tapi tenang aja, buku ini enak dibaca kok. Penulisannya rapi dan ceritanya cukup asyik kalau mengabaikan poin-poin yang kusebutkan tadi.

Andai aja semuanya jelas dan nggak cliffhanger, aku bisa kasih ★★★★☆ bahkan lebih untuk buku ini.


Orang yang tetap mencintai dikala cintanya tak berbalas adalah orang paling lemah di dunia. - h. 205

August 15, 2018

[Blog Tour] Remuk Redam - Christian Simamora - Review+Photo Challenge



Judul: Remuk Redam
Penulis: Christian Simamora
Halaman: 376 halaman
Genre: Novel Dewasa (21+)
Tahun: Maret, 2018
Penerbit: Roro Raya Sejahtera
ISBN: 9786025129001
Rate: ★★★★☆

"Men are basically dogs. You have to train them, so that they can love you properly." - h. 21

Blurb:

Jatuh cinta itu gampang.
Kau bahkan tak perlu alasan untuk merasakannya di dalam dirimu.
Menghangatkan jantungmu. Membuatmu tersipu.

Sedangkan mencintai, itu perkara yang lain lagi.
Kau dituntut untuk beradaptasi dan memahami. Berkorban dan mengampuni.
Dan setelah semuanya dilakukan pun, belum tentu juga cintamu akan berbuah baik.
Seringnya, kau kembali sendirian dan merasa jauh lebih buruk daripada sebelumnya.

Jadi, pesanku: jatuh cintalah... tapi jangan kau sampai mencintainya.
Kau mungkin jauh lebih bahagia.


Storyline:

Olivia tengah dilanda kekhawatiran karena butik miliknya, Gentleman 1995, terancam bangkrut karena jumlah omzet yang kian menurun. Yup! Satu-satunya butik kesayangan Olivia itu bak hidup tak mampu, mati pun ogah. Lalu Fendy, cowok non-straight yang disebut Olivia sebagai sahabat sehidup setengah mati menyarankan Olivia untuk menutup butiknya.
"Kalo keadaan ini berlanjut dan semakin parah, gue pastiin butik yang sangat lo cintai ini akan balik membebani lo dengan jerat utang." - Fendy [- h. 11]
Hell, no! Tentu saja Olivia menolak ide itu. Butik itu adalah hasil kerja keras sekaligus kebanggannya, nggak mungkin dong Olivia bersedia menyerah gitu aja. Singkat cerita, obrolan demi obrolan membawa mereka menemukan satu solusi yang paling memungkinkan untuk dijalankan saat ini. Yep, menyewa seorang influencer sebagai endorse. But, but, but ...yang namanya menyewa itu jelas butuh duit lah, sementara Olivia hanya bisa megap-megap ketika Fendy memberitahu tarif para influencer. Mereka kembali cas-cis-cus sampai akhirnya terceletuk sebuah ide di benak Olivia, yaitu memacari salah satu influencer dan memintanya untuk meng-endorse barang dagangannya. Jatuhlah pilihan Olivia kepada Mahir Siregar. Namun saat Olivia menghadiri MagCon dengan maksud untuk menarik perhatian Mahir, yang Olivia dapat malah Lucas Wolff a.k.a vokalis Expectation a.k.a sohibnya Mahir. 

Olivia langsung ilfil di pertemuan pertama mereka karena penampilan Luc mengingatkannya pada mantannya yang brengsek part ultimate~sumpah mantannya ini brengsek abis, nanti kalian baca sendiri deh, nggak seru kalau diceritain di sini juga. Sementara Luc merasa tertantang karena seberapa keras dia flirting ke Olivia, cewek itu benar-benar nggak merasa tertarik dengan pesona bad boy-nya. Iya, bad boy: badan penuh tato, vokalis band rock. But he's damn sexy. Heck!

Luc bersikeras mengejar dengan berbagai cara dan Olivia pun memberi 'kesempatan' dengan segudang risiko. Hubungan mereka berjalan 'tipu-tipu' karena sebetulnya ada alasan lain yang mendasari. Sayangnya Luc dan Olivia akhirnya malah terjerat dalam hubungan 'tipu-tipu' mereka. Saat segalanya terungkap, mereka marah, mereka berpisah, namun hati mereka sama-sama menangis. Hiks :(

Sad ending dong?
Enggaklah, mana mungkin Babang tega mematahkan hati para pembacanya. Ya, nggak? 


Love doesn't guarantee happiness.
Jadi, jatuh cintalah..., pesan Olivia untuk dirinya sendiri, tapi jangan tergoda untuk mencintainya.
Jaga baik-baik hatimu.
- h. 68


Karakter:

Nothing's wrong with characters here. Aku suka gaya Olivia yang bisa menjaga perasaannya, nggak mengumbar klepek-klepek kek drama queen. Cewek perlu punya harga diri juga lah. Sedikit gengsi dan jual mahal itu perlu~pake banget! Karakter Luc juga feels so real. Yeah, cowok kalau udah kadung jatuh cinta, apa pun dilakukan, termasuk mengorbankan harga diri. Anything to get her heart, right?


What are we doing, Luc? We're not in a relationship but we act like we are exclusive. - h. 232

Penulisan:

Alah-alah, seperti biasanya, tulisan Babang nggak pernah bikin aku bosen waktu baca. Bahasa, setting, dan topiknya kekinian banget, so nggak perlu lah kita mikir keras buat berimajinasi. Malah semua itu bikin kita gampang masuk ke dalam buku ini~dan ogah keluar karena kecantol Luc. Lol😘 Btw buku ini aku habisin dalam sekali duduk loh. I swear to Dick Butt! ~click if you wanna know what it was :D and don't laugh please.... Aha! Di buku ini juga ada nyerempet-nyerempet soal itu kok. Siap-siap nyengir kuda yak!


Scene favorit↠ Waktu ngomongin soal cukuran itu. Sumpah ngakak sampe nangis aku😅😅😅 Nggak bisa bayangin deh pokoknya.


"I'm tired of this game. I don't want to play it anymore. Hearts aren't toys and our feelings aren't playgrounds." - h. 342


Akan tiba saatnya ketika lirik lagu yang sedang kamu dengarkan seperti ditulis khusus untukmu. - h. 155

Well, buku ini seru banget menurutku. Dengan storyline yang ringan dan tokoh-tokoh yang hm~ interesting, buku ini sayang banget buat dilewatin gitu aja. Seperti biasa, suguhan ceritanya seksi, so wajib siapin kipas ya. Arrrggh, bayangin Luc aja udah bikin keringetan nih! Oh ya, aku nggak nyangka lho, kalau lagu-lagu yang dinyanyiin Luc ternyata ada juga di favorite playlist-ku. Seperti All My Life-nya K-Ci & Jojo, tapi aku punyanya yang versi Shayne Ward, wkwk. Terus Jessie's Girl-nya Rick Springfield, nah yang ini aku punyanya versi Glee yang dinyanyiin mendiang Cory Monteith. Yang ngikutin Glee pasti taulah :3 Di halaman awal juga udah disuguhin playlist yang entah kebetulan atau enggak, aku juga suka, misalnya: That's Not My Name (The Tings Tings), I Believe in a Thing Called Love (The Darkness), Still Into You (Paramore), I Love Loving You (The Vamps), Bed of Roses (Bon Jovi), I Miss You (Blink 182), She Will Be Loved (Maroon 5), Marry Me (Train).

Jujur sebagai penggemar bad boy, aku suka pake banget sama buku ini. Babang berhasil menciptakan my boyfie a.k.a Luc sesuai dengan apa yang ada di imajinasiku. Bad, dangerous, but sweet. Ceritanya yang ringan dengan ending yang nggak muluk-muluk a.k.a ngalir, bisa banget buat refreshing, haghaghaghag!

Fyi → Waktu baca aku bayangin Luc itu Jamie Campbell Bower, vokalisnya Counterfeit. Mungkin agak kekurusan ya? But dunno when I read this, Jamie's face popped up in my head. Lol.



♫ 'I saw a girl with the most beautiful eyes that I've ever known. 
I saw a girl and then forgot how to look away.'

'I saw a girl then thought, she would make me down to my knees.
I also thought, why the hell not?
I would be more than glad to let her ruin my world completely.' 

♫ 'I want to kiss her until she forgets herself completely.
Kiss her crazy, kiss her stupid.
And when I ask for her name and she doesn't answer,
that's the sign to kiss her more.' 


Itu lagunya siapa sih?
Hm, itu lagu yang diciptain Luc spesial buat Olivia.
Not just hot, he's so damn romantic! Aw!!!!
So, are you guys ready to rock with Luc?


"There are four things I want to tell you, Luv:
that I love you
I deeply care for you
I will always be faithful to you
and now... I want to marry you."


Photo Challenge:




Don't miss the GIVEAWAY on my next post. Thank you! x

May 28, 2018

[Book Review] Man Candy - Indah Hanaco

Judul: Man Candy
Penulis: Indah Hanaco
Genre: Novel Dewasa
Halaman: 304 halaman
Penerbit: Roro Raya Sejahtera
Tahun: 2017
ISBN: 9786026113870
Rate: ★★★☆☆


"Setiap perempuan menawan, itu pasti. Tapi kadang butuh orang spesial untuk bisa melihatnya." - h. 191
Awalnya aku kepo banget sama buku ini, bela-belain beli padahal waktu itu lagi bokek, hehe.... Beneran ini! Tapi waktu baca, jujur aku agak kecewa karena nggak sesuai dengan ekspetasi. Oke, mari kita bahas satu-satu....

S t o r y l i n e :
Tory yang menghindari mantannya, Bram, memilih pindah ke apartemen milik kakak iparnya. Di hari pertama kepindahannya, tanpa sengaja dia bertemu dengan Gabe di lift. Gabe mengingatnya sebagai gadis yang ketiduran di lift dan itu sangat melekat dalam benaknya. Suatu hari Tory diajak Reyta, temannya yang juga asisten Gabe untuk liburan ke Bali. Fyi, Gabe ini bos yang sangat-sangat-sangat baik sama karyawannya, dia nggak segan untuk merogoh kocek yang nggak sedikit untuk menyenangkan para karyawannya. 

Tak ada yang menduga kalau bakal ada sebuah kisah di antara Tory dan Gabe, karena mereka ini bertolak belakang, sama-sama menganggap kalau mereka tidak mungkin tertarik satu sama lain. Di mata Tory, Gabe adalah seorang pria yang suka gonta-ganti pacar, tapi memang seperti itulah keadaannya, hubungan Gabe dan pacar-pacarnya nggak pernah bertahan lama. Sementara Gabe adalah pria yang sangat memuja keindahan, dia tidak menyukai seorang gadis dalam balutan busana kasual. Semua pacar-pacarnya adalah gadis ber-body bagus layaknya model, jelas Tory tidak masuk dalam kategorinya.

Suatu ketika, mereka terjebak dalam situasi. Tory yang berusaha keras menghindari Bram mengakui Gabe sebagai pacarnya, pun Gabe yang tengah menghindar dari sang mantan, Helen, mengakui Tory sebagai pacarnya. Jadilah mereka menyebut hubungan mereka itu simbiosis mutualisme. Sayangnya, perasaan mereka berkembang tanpa bisa dicegah.

Di samping menceritakan hubungan Tory dan Gabe, diceritakan juga mengenai kisah kelam Gabe. Tentang kehidupan masa lalunya yang pilu, betapa itu sangat membentuk karakter Gabe. 

Tbh, aku ngerasa boring banget di awal, baru sekitar h. 170-180 an aku bisa menikmati ceritanya. Aku ngerasa kalau proses dekatnya Tory dan Gabe di awal-awal berjalan terlalu lambat. Aku sempat bingung lho, mau dibawa ke mana sebetulnya hubungan Tory-Gabe, syukurnya semua itu terselamatkan oleh argumen-argumen mereka. Aku juga nggak nemu plot yang bolong, semuanya nyambung dan pas.

K a r a k t e r :
Aku nggak nemu something wrong dengan karakter di sini. Meski begitu jujur aku nggak punya karakter favorit dalam buku ini. Gabe memang gentle sih, but he failed to caught my heart.

P O V :
POV yang dipakai di sini adalah POV 3 bergantian dari sudut pandang Tory dan Gabe. Menurutku perpindahannya pas, enak banget dibacanya.

P e n u l i s a n :
No doubt. Rapi banget. Aku suka diksinya, juga percakapannya yang luwes meski menggunakan bahasa baku, nggak sekaku Cinta 4 Sisi yang baru aku kelarin beberapa hari lalu.

Kenapa aku kasih 3? Karena terus terang kisah yang disajikan kurang menggigit. Tapi jangan khawatir, buku ini cocok kok buat penggemar cerita ringan dengan ending yang manis. Penggemar om-om berdasi juga boleh merapat deh.

April 05, 2018

[Book Review] As Seen On TV - Christian Simamora

Judul: As Seen On TV
Penulis: Christian Simamora
Halaman: 484 halaman
Genre: Novel Dewasa (21+)
Tahun: 2014
Penerbit: Twigora
ISBN: 9786027036215
Rate: ★★★★☆



Do you remember when I said I'd always be there?
Ever since we were ten, baby.
When we were out on the playground playing pretend.
I didn't know it back then.

Now I realize you are the only one
It's never too late to show it.
Grow old together,
Have feelings we had before
Back when we were so innocent♪


FIX! Ini adalah novel Babang CS yang jadi most favorite-ku.

Well, secara garis besar novel ini menceritakan kisah sepasang sahabat, yaitu Kendra dan Javi yang tejebak dalam sebuah hubungan yang cukup rumit dan menyakitkan. Yah, namanya cowok dan cewek, rasanya nggak mungkin banget kalau hubungan mereka murni persahabatan. Inilah yang terjadi pada Kendra yang diam-diam menyimpan perasaan kepada Javi. Namun Javi yang nggak peka membuat hubungan persahabatan mereka kacau balau.

"Karena gue nggak ada rasa sama lo. Cowok memang nggak harus jatuh cinta dulu supaya bisa tidur dengan cewek. Asal horny aja. Itu dia masalahnya. Gue nggak punya ketertarikan seksual sama lo, Ken, dan cukup horny hingga bisa having sex sama lo. Makanya, yang seperti itu nggak mungkin terjadi," - Javi [- h . 72]

Javi ini kampret banget tahu nggak sih?!
Baginya relationship itu nggak penting. Asal horny aja dia udah bisa bobok sama cewek. Beres. Sementara Kendra, dia pengin punya relationship, bukannya relationshit seperti yang selama ini Javi jalani. Gonta-ganti cewek seenak udel with no serious relationship. Just ... one night stand and end.

Dan suatu hari Javi berasa kena karmanya. Saat Kendra mulai berpacaran dengan Orion, kemudian menjaga jarak dengan Javi, Javi mulai ngerasa tuh kalau hidupnya berasa shitty banget tanpa Kendra. Untungnya nih, walau terlambat menyadari, hubungan Kendra dan Javi menemukan titik bahagianya.

In the movie, falling in love at first sight leads to happy ending.
In real life, it usually end up as disappointment - Orion [- h. 151]
Jujur ya, buku ini adalah buku dari Babang CS yang sampe bikin aku nangis kejer. Meski bahasa yang dipakai Babang CS ini bahasa super gaul, tapi di bagian-bagian tertentu ngena banget. Nggak biasanya lho, aku betah baca novel romance yang tebalnya hampir 500 halaman ini. Pengecualian untuk buku-bukunya Babang CS yang bahasanya enak dan nggak bikin bosen. Jadi meskipun rata-rata 'template'-nya sama, aku oke-oke aja baca bukunya.

Terus buku ini menurutku feel-nya kerasa honest banget ya. Aku kan hampir baca semua buku-bukunya Babang CS nih, nah ASOT ini bagiku ceritanya so stabby. Jleb banget di akunya. Entahlah, aku ngerasa bisa sepenuhnya masuk, bahkan merasakan perasaan para tokohnya. 

Oh ya, dari buku ini juga aku jadi kenal Jason Chen loh! Haha.... Dan lagu Best Friend-nya sekarang ada di favorit playlist-ku. Thanks a lot, Bang.... 

March 28, 2018

[Book Review] How to Stay Single - Christian Simamora

Judul: How to Stay Single
Penulis: Christian Simamora
Halaman: 474 halaman
Genre: Novel Dewasa (21+)
Tahun: Desember, 2016
Penerbit: Roro Raya Sejahtera
ISBN: 9786026074805
Rate: ★★★☆☆


"Read my lips, Gaga: do I look I care?" - h. 79

How to Stay Single ini menceritakan kisah antara Malika dan Juan Carlos. Juan Carlos alias Juancar yang merupakan seleb chef ini menjadi idola kaum hawa, mulai dari perawan sampai nenek-nenek. Wajarlah, Juancar ini cakep dan tentunya hot. Namun sayangnya semua itu hanya di layar kaca saja, aslinya Juancar ini suka nge-bully staf yang ngelakuin kesalahan, entah sengaja atau nggak. Nah, Malika yang bekerja di stasiun TV tempat Juancar memandu acara, mulanya happy banget waktu dipindahtugaskan ke acaranya Juancar. Namun sebuah insiden kecil membuat Malika melihat sifat asli Juancar. Dari mengidolakan jadi ilfil. Apa kisah mereka hanya berkutat sampai di sini? Nggak dong! Masih ada bumbu-bumbu lainnya, seperti kekasih Juancar yang super bitchy dan pacar Malika yang angin-anginan.

"Hanya karena lo mencintai seseorang dengan sepenuh hati, bukan berarti orang itu akan membalas dengan cinta yang sama besarnya." - h. 207

Masih seperti buku-buku Babang CS yang lain, buku ini juga didominasi oleh hot guys dan sexy chiks. Karakter mereka pun nggak jauh-jauh beda, masih seputar kalangan sosialita dengan gaya hidup yang upper high. Yah, intinya 'template-nya' masih sama dengan buku-buku Babang CS yang lain. Mungkin Babang CS memang nyaman dengan zona ini atau mungkin template seperti ini memang sudah jadi ciri khasnya. No problem, itu haknya Babang CS ya....

So far ceritanya oke, nggak ada masalah berarti. Ada beberapa typo, dan di buku ini adalah typo terbanyak dari buku-buku Babang CS yang pernah saya baca [P. S. Aku hampir baca semua buku-buku Babang CS]. Lalu aku juga agak keganggu dengan cerita-cerita tambahan yang menurutku nggak penting-penting amat, bikin buku jadi tambah tebel euy! Untuk ukuran romance, buku ini cukup tebal loh!

"Gue bahkan nggak peduli kalo ternyata gue cuma berhak dapat sepersekian dari hati lo. It's way better than have nothing at all." - h. 260

Tapi herannya, meski dengan template yang sama, aku tetap nggak ngerasa bosan. Bahkan sebaliknya. Aku nggak bisa berhenti baca meski udah tau arah ceritanya. Entahlah, mungkin aku terlanjur cocok dengan gaya berceritanya Babang CS yang ringan, fun, dan seksi, tapi suatu waktu aku bisa baper berat. Menuruku bukunya Babang CS cocok dijadiin selingan sewaktu jenuh dengan bacaan-bacaan berat. Karena kamu bakalan bisa ketawa, baper, juga termehek-mehek dalam waktu yang bersamaan tanpa perlu khawatir gimana endingnya.

Ternyata benar kata orang, lawan kata 'cinta' bukanlah 'benci', melainkan 'tak dipedulikan'. - h. 311

But my favorite book from Christian Simamora is still As Seen On TV. Dunno why I love it the most~and cannot move on by now. Just, I feel like so deep and honest. Feel-nya kerasa banget. Entahlah, aku kebaperan berat sampe mewek waktu baca ASOT. Haha XD *Feel free to laugh at me* Kapan-kapan aku bakal bikin ulasan tentang ASOT ya, kalau pas senggang dan pas mood nulis. Hehe....