May 21, 2018

[Book Review] Cinta 4 Sisi - Indah Hanaco

Judul: Cinta 4 Sisi
Penulis: Indah Hanaco
Halaman: 272 halaman
Genre: Romance
Tahun: April, 2013
Penerbit: Grasindo
ISBN: 9786022510109
Rate: ★★★☆☆




Betapa cinta bisa menghasilkan wajah yang berbeda. Betapa cinta kadang juga menakutkan dan berbahaya. - h. 147-148 

Sebetulnya yang bikin aku tertarik buat baca buku ini adalah judulnya; Cinta 4 Sisi. Plus sekarang ini aku juga sedang baca tulisan Kak Indah Hanaco yang lain; Man Candy. Pemilihan judul yang [menurutku] unik inilah yang narik aku sejenak dari Man Candy.

S t o r y l i n e :

Dari segi cerita buku ini biasa-biasa saja. Mengisahkan tentang seorang gadis bernama Violet dan pacarnya, Jeffry, yang jelalatan. Yup! Jelalatan banget, orang waktu mereka jalan bareng aja Jeffry tanpa sungkan ngeliatin cewek-cewek lain. Suatu hari Violet diajak Jeffry menghadiri resepsi pernikahan temannya. Di sana Jeffry bertemu dengan Eirene, adik kelas Jeffry, dan gadis itu pun tidak luput dari mata Jeffry, padahal di sisi lain Eirene juga datang bersama sang pacar, Quinn.

P.S. Mulanya aku ngira kalau Quinn itu cewek, lho! Ternyata cowok. Habis namanya Quinn, sih. Hehe....

Sejak bertemu di resepsi itu, Jeffry dan Eirene diam-diam sering berkomunikasi. Violet dan Quinn terang aja gerah dengan kelakuan pacar mereka. Hal itu membuat Quinn mencetuskan sebuah ide pada Violet, agar mereka berdua pura-pura tertarik satu dengan yang lain. Tujuannya biar Jeffry dan Eirene merasakan apa yang mereka rasakan gitu, lho! Dannnnn ... di sinilah semua berawal. Hubungan yang mulanya pura-pura, menjadi sebuah kebiasaan yang terlanjur melekat. Violet dan Quinn terjebak dalam hubungan semu yang mereka jalani.

K a r a k t e r :

Penggambaran karakter di sini sangat kuat, terutama Jefrry yang [sumpah] jelalatan banget. Tapi tenang aja, semua itu ter-cover dengan manisnya Quinn. Si Quinn ini cowok idaman banget [meski bukan tipeku sih sebetulnya]. He's kind, gentle, and so, so, so sweet. Less talking, more acting. Bukan tipe-tipe cowok gombal, kata-katanya simpel, tapi bisa bikin hati hangat. Lalu Violet, dia ini ordinary girl banget, yang ter-goblok-i oleh perasaan yang dianggapnya cinta, sudah tau kalau Jeffry ini sableng, masih aja dipertahanin? Sementara Eirene, karakternya 11-12 sama cewek-cewek penggoda yang nggak punya udel, walau nggak sampai bitchy.

P e n u l i s a n :

Penulisan dalam buku ini menggunakan bahasa baku, termasuk dalam percakapannya. Nggak ada masalah, tetap bisa dinikmati meski berasa kurang luwes. Typo masih ada, penulisan kata yang kurang tepat, serta penulisan imbuhan yang harusnya digabung/dipisah masih perlu dikoreksi.
Diksi yang digunakan sederhana. Terus masih ada paragraf dan kalimat yang terkesan 'bolong' [unrelated], bikin aku bertanya-tanya, 'Ini pas scene mana, ya?'
POV yang digunakan POV 3 dari sudut pandang Violet, terkadang disisipi POV 3 dari Quinn, tapi sedikit banget.

Setelah menamatkan Cinta 4 Sisi ini, aku jadi tau ciri khas tulisan Kak Indah Hanaco [pembandingku adalah novel Man Candy]. Aku suka, walau terkesan terlalu resmi. Pokoknya tulisannya rapi banget.

May 16, 2018

[Book Review] Ratu Nyontek & Back Into You - Teresa Bertha



Judul: Ratu Nyontek
Penulis: Teresa Bertha
Halaman: 200 halaman
Genre: Teenlit
Tahun: November, 2015
Penerbit: GPU
ISBN: 9786020322759
Rate: ★★★★★

Suka! Pokoknya suka banget!
Ini novel teenlit tapi bisa bikin aku diabetes gini, ya? ๐Ÿ˜… Bodo ah dibilang nggak tau diri karena udah bukan umurnya lagi baca yang beginian, tapi sumpah ini novelnya nggak receh.

Konfliknya biasa sih, tapi aku tertarik sama sisi yang diangkat, yaitu cewek yang tukang nyontek. Untuk ceritanya sendiri simpel, konflik ala-ala anak SMA yang ringan, dikemas singkat sehingga nggak bertele-tele. 'Naik-turun' ceritanya berasa pas, cukup bikin baper. Haha :D Walau masih ada bau-bau sinetron sih.

Gaya nulisnya ci Bertha juga oke [POV 1]. Diksinya simpel, match dengan genre dan bobot ceritanya. Konflik dan pergolakan batin ala-ala remaja bisa terdeakripsikan dengan baik. Sampe-sampe aku pengin balik SMA lagi, lho!

Aku suka karakter Niken, juga Nando.... Aw! Kakak author, pesen Nando-nya satu ya :D
Secara keseluruhan karakter-karakter dalam buku ini kuat, baik karakter utama, maupun karakter pendukung.

At last, gue pengen jadi lo, Ken. Biar deh dikerjain Nando kalo ujung2nya ditembak๐Ÿ˜˜

P. S. Aku pengin punya novelnya!!!!!! [soalnya aku cuma baca via GD] hehe....


Judul: Back Into You
Penulis: Teresa Bertha
Halaman: 272 halaman
Genre: Amore
Tahun: April, 2018
Penerbit: GPU
ISBN: 9786020379340
Rate: ★★★☆☆

Rate subjektif: ★★★☆☆
Rate objektif: ★★★½

Kenapa ada dua rate?
Jadi gini, Back Into You adalah sekuel dari novel Ratu Nyontek [ini menceritakan kehidupan para tokohnya ketika mereka masih remaja, tepatnya sepuluh tahun lalu]. Bagi yang langsung baca Back Into You, mungkin nggak mencium sesuatu yang 'nggak wajar', tapi bagi aku yang baca Ratu Nyontek duluan, ngerasa kalau adanya pergeseran karakter tokoh utamanya, Nando.

Fyi, novel ini sah-sah aja kok dibaca tanpa harus membaca Ratu Nyontek terlebih dahulu, masih berhubungan sih, tapi sudah nggak sejalur. Adapun mengungkit masa lalu, di sini diselipkan dengan rapi kok.

Oke, mari kita mulai.... *jreng jreng*
Dalam Back Into You menceritakan kelanjutan kisah Niken dan Nando yang sudah berpacaran sejak SMA dulu. Sekarang Nando sudah menjadi seorang dokter, sementara Niken membuka sebuah toko kue bersama Levi, adik semata wayang Nando. Hingga suatu hari Niken bertemu dengan Adit, cowok yang nyaris memerkosanya sewaktu SMA dulu.

Kesibukan Nando sebagai seorang dokter membuatnya tidak memiliki banyak waktu untuk kekasihnya, Niken. Sebetulnya Niken sudah berusaha mengerti, tapi kesel juga dong pastinya kalau punya pacar yang suka ingkar janji terus? I feel you, Ken....

Lalu si Adit yang sekarang sudah tobat mulai mengejar-ngejar Niken, dia berusaha membuktikan ke Niken kalau dia sudah berubah. Bahkan mengakui kalau dia masih mencintai Niken.
Niken mulanya ogah, dia masih ketakutan setengah mati, traumanya sepuluh tahun lalu belum hilang. Tapi sayangnya takdir itu suka ngeselin, lho! Waktu Niken dikerjain dua preman sehabis pulang dari pesta pertunangannya Richard dan Sella, bukan Nando yang muncul, eh malah si kutu kupret Adit. Dan yang bikin kesel Niken, Nando yang harusnya nemenin dia ke pesta itu, malah lupa saking sibuknya menolong pasien tabrak lari yang ternyata teman SMP-nya dulu.

Singkatnya hubungan mereka renggang. Niken mulai bisa menerima Adit, sementara Nando merasa lebih nyaman dengan Sofie, si pasien tabrak lari itu.

Ujung-ujungnya?
Udah bisa ketebaklah kalau mereka break up!

Oke, next....
Tbh waktu tau ke mana arah ceritanya, aku langsung lemes, pengin geletakin buku ini. I'm disappointed! Kenapa karakter Nando dibikin berubah sampe segininya? Padahal waktu SMA dulu dia sayang banget sama Niken, dan sayangnya Nando ini tulus, mampu membawa Niken ke jalur yang lebih baik. But why??? Okelah kalau soal sibuknya Nando, aku masih bisa terima, dokter emang sibuk banget, kan? Tapi mudahnya dia berpaling ini lho yang bikin aku kesel pake banget. Dalam sekejap dia berpaling gitu aja sama Sofie, dia udah sepuluh tahun lho pacaran sama Niken. WTF!!! Cuma karena aku harus mikir objektif, aku mikir kalau mungkin Nando sama Sofie ada rasa-rasa gitu waktu mereka SMP dulu. Dulu!

Lalu Niken. Jujur aku gak bisa nyalahin dia di sini. Kesel banget loh, punya pacar yang angin-anginan gitu, jadi dia memberi kesempatan Adit untuk kembali masuk ke dalam kehidupannya, meski dia masih trauma. Cuma ... dia pernah mau diperkosa gitu lho sama Adit, harusnya nggak semudah itu trumanya ilang meski Adit udah 100% berubah. Di samping itu mereka dulunya nggak punya hubungan spesial. Mereka pernah pacaran sih, tapi itu karena Niken kalah taruhan, dan pas itu yang suka sama Niken ini si Adit, sementara Niken benci setengah mampus sama Adit. Lagi-lagi aku berpikir objektif, Niken lagi patah hati. Wajar.... Wajar.... Dia butuh pelarian, meski akhirnya jadi cinta beneran.

Adit, ini yang menurutku paling wajar. Dia berubah drastis, from villain to hero, tapi dia nggak nunggang kuda putih ya, dia naik mobil sport merah. LOL. Meski sudah berubah, sifat posesifnya masih tersisa kok, emang dasarnya gitu sih!

Jadi, yang bisa kupetik dari novel ini adalah cinta bisa pudar seiring berjalannya waktu, cinta itu bisa terasa sangat membosankan, dan rentan layu [jadi kudu sering-sering disiram ya, biar pas ada godaan, nggak langsung tergoda :D] Harusnya Niken dan Nando bisa memperbaiki hubungan mereka, tapi sayang mereka milih berpisah. Gosh, sepuluh tahun itu bukan waktu yang sebentar lho, kalau buat kredit rumah udah lunas tuh!
Satu lagi, ini yang paling aku suka dari novel ini, kata-katanya Adit, "Belajarlah untuk tidak menghakimi orang dari masa lalunya." - h. 109
Yep! Adit memang benar-benar berubah. Aku salut sama usaha Adit buat buktiin ke Niken kalau dia sudah berubah. Tapi, Dit, aku tetep susah nerima kamu, lho! Kadung benci sama kamu. Wkwkwkwkwkkk.... [abaikan!]

Kalau di buku pertama aku mati-matian jatuh cinta sama Nando, di buku ini aku mati-matian buat nggak benci sama Nando. That's fucking hard, u know?! Sampe-sampe aku kudu hapus semua memori indahku dengan Nando dari buku pertama supaya bisa lebih masuk ke ceritanya.

Cukup deh bahas soal ceritanya, sekarang mari kita bahas soal penulisannya....
Overall oke, aku masih tetap suka cara ci Teresa Bertha bercerita, diksi yang nggak muluk-muluk, 'naik-turun' ceritanya yang pas. Btw ini pake pov orang ketiga dari sudut pandangnya Niken, Nando, dan Adit. Perpindahan pov-nya enak, jadi ga bikin bingung. Aku suka pokoknya, just ... little disappointed with the points I've wrote above.

May 12, 2018

[Book Review] But, Darling? - Risalia Anugrah

Judul: But, Darling?
Penulis: Risalia Anugrah
Halaman: 240 halaman
Genre: Romance Comedy
Tahun: Maret, 2018
Penerbit: Grass Media
ISBN: 9786025125324
Harga: IDR 93.000 (P. Jawa)
Rate: ★★☆☆☆



"Soal rasa itu dinamis, jangan salahkan jika ia bisa terkikis, karena jarak antara ingkar dan janji hanyalah tipis." - h. 227

S t o r y l i n e :
Berawal dari insiden 'menimpuk' kaca mobil, Valerie dan Fahcry akhirnya sering bertemu. Fahcry adalah anak dari pemilik tempat Valerie magang. Intensitas kedekatan mereka meningkat saat Fahcry meminta Valerie menjadi asisten pribadinya, alasannya sih untuk ganti rugi kaca mobil Fahcry yang pecah karena ditimpuk Valerie. Dari sini hubungan mereka berkembang, perhatian Fahcry yang mulanya terpusat untuk Freya mulai tercuri, pun dengan Valerie yang mulai merasakan getaran-getaran aneh di dadanya.

Suatu hari Valerie diharuskan untuk pulang karena ayahnya sakit. Dan di sanalah Valerie kembali bertemu dengan seseorang dari masa lalunya, Arga. Setengah dari hati Valerie yang masih terhanyut oleh masa lalu tergoda saat Arga menginginkan hubungan mereka kembali seperti dulu. Namun ketika Valerie teringat pada Fahcry, niat itu pun goyah. Sementara itu Fahcry yang mengetahui hubungan Valerie dengan Arga merasa gusar. Fahcry tak pernah menyangka, bila sebenarnya dia jatuh cinta pada Valerie, bukan pada Freya seperti yang dia kira selama ini.

K a r a k t e r :
๐Ÿ‘ฆ Fahcry ↠ Seorang dokter. Jatuh cinta dengan sahabat semasa kecilnya, Freya. Tapi sudah lewat ratusan purnama pun, Fahcry tetap memendam perasaannya pada Freya. Sifatnya over pede [menurutku], soalnya dia ganteng, tajir, dokter pula. So, wajar dong kalau dia pede banget? *wink*

๐Ÿ‘ง Valerie ↠ Mahasiswi tingkat akhir yang sedang skripsi dan magang di kantor milik ayahnya Fahcry. Punya sakit mag akut. Untuk ukuran cewek, Valerie ini slengek banget kalau ngomong meski sebetulnya dia anak yang asyik.

๐Ÿ‘ฆ Arga ↠ Sepupu Fahcry yang juga sahabatnya [Arga, Fahcry, dan Freya adalah sahabat sejak kecil]. Profesi Arga juga seorang dokter, sifatnya lebih kalem ketimbang Fahcry.

๐Ÿ‘ง Freya ↠ Seorang dokter anestesi yang bekerja di rumah sakit yang sama dengan Fahcry. Tetap memperlakukan Fahcry sebagai sahabat tanpa dia tahu bila Fahcry menyimpan perasaan padanya. Laki-laki yang ditaksirnya adalah Arga.



Sebetulnya yang bikin aku tertarik untuk membaca buku ini adalah kovernya yang kelihatan cute, warnanya juga seger banget buat mata. Tapi sayangnya, setelah aku mulai baca, langsung ilfil. Hm, gimana ya? Jujur buku ini tidak diedit dengan baik. Typo, penggunaan kata yang tidak konsisten, kata yang harusnya ditulis miring, penggunaan huruf besar dan kecil, juga penggunaan istilahnya terkesan ala kadarnya.
Contohnya → ....terpaksa aku harus tergolek nggak berdaya di sini. Di atas ranjang pesakitan dengan selang infus menempel di tangan. [- h. 66]
Haloooo? Cek arti persakitan di KBBI plisssss....
Terus di halaman berapa ya [aku lupa] penulisan nama Fahcry beda. Cek sendiri deh untuk koreksi penulisannya, bakal capek kalau kudu nulis satu-satu.

Karakter Fahcry yang menurutku begitu narsis di sini juga sering bikin aku ilfil. Dia seorang dokter, tapi sifatnya itu nggak match banget. Selain narsis, dia juga kasar. Masa nyokapnya sendiri dikatain sarap [dalam hati sih ngatainnya], cuma ya masa sampai sebegitunya, padahal sama nyokapnya cuma dipanggil untuk segera makan. Aku rasa karakter seperti ini nggak cocok untuk seorang dokter yang notabene pendidikannya tinggi.

Lalu Valerie, waktu pertama baca, aku langsung bertanya-tanya: Ini anak diajarin sopan santun nggak sih? Cara ngomongnya sama sekali nggak ada santun-santunnya. Terkesan kasar dan liar. Ini penilaianku pribadi sih, entah orang lain yang baca gimana nilainya. 

Dari segi ceritanya okelah, ringan banget, nggak pakai mikir kok bacanya. Yah, yang mengganggu ya itu tadi, karakter tokoh utamanya dan penulisannya. Btw, boleh dong aku nanya: Editornya kerja? Menguasai KBBI dengan baik? Heran aja gitu, penulisan dasar masih awut-awutan tapi tetap naik cetak.

Fahcry yang memiliki panggilan Ayik. Hm.... Panggilan apa aja boleh sih, tapi kok nggak related sama nama aslinya, ya?

Mungkin buku ini dimaksudkan masuk genre romance-comedy, tapi jatuhnya malah [sorry] receh. Guyonannya serampangan [nggak cocok sama dunia para karakternya yang berpendidikan], romance-nya juga flat. Entahlah aku nggak bisa ngerasain chemistry antara Fahcry dan Valerie. 

Juulnya?
But, Darling? → Kaitannya sama cerita apa sih? Aku nggak paham.

Harganya?
W.O.W. Aku dapat buku ini dari giveaway, pas aku liat harganya, mataku langsung melek semelek-meleknya. Buku setebal 240 halaman ini dibanderol dengan harga IDR 93.000 [P. Jawa].  Harganya setara dengan buku-buku terjemahan yang tebel-tebel itu bok! Mungkin masih terbayar kalau isinya worth it, tapi menurutku ini nggak sepadan dengan isinya.

Ya sudahlah, review ini aku buat berdasarkan dasar penulisan serta pendapat pribadi. Kalau ada yang berbeda pendapat sah-sah aja. Diskusi boleh, asal jangan ngajak gelut aja. Wkwk....

April 22, 2018

[Book Review] Lunar Eclipse - Nindya Chitra

[re-share from Goodreads: Sandra Bianca]

Judul: Lunar Eclipse
Penulis: Nindya Chitra
Halaman: 404 halaman
Genre: Teenlit-Horor-Misteri
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tahun: 2018
ISBN: 9786020454900
Rate: ★★★★☆



"Perdebatan yang hangat. Kebersamaan yang menyenangkan. Segalanya mungkin tak akan sama lagi setelah ini." - h. 352

Mystery, thriller, friendship, romance. Those all in one in Lunar Eclipse.

Couple days ago I read some romance books and feel nothing—baper dikitlah. And this book stabbed me right on my heart!๐Ÿ˜ญ Satu scene aja sih, tapi stabby banget๐Ÿ˜ญ Bikin hangover dan susah move on๐Ÿ™‡ Yep, ini satu-satunya novel horor yang bikin aku mewek!

I love the storyline, teka-tekinya cukup rumit dan bikin aku ikutan nebak-nebak, mikir keras juga๐Ÿ˜ Masing-masing karakternya kuat. Overall aku suka semuanya. Mistisnya dapet, misterinya dapet, romance-nya juga dapet—yang meski cuma selipan tapi sanggup bikin patah hati๐Ÿ’”

Yang kutakutkan adalah ketika kait jemari kami terlepas. Seperti sekarang. Firasatku mengatakan, aku tak boleh melepasnya. Atau, aku takkan pernah bisa merasakan hangat jemarinya lagi. - h. 359

Tapi ada beberapa hal yang bikin aku nggak bisa kasih full star.

Penggambaran suasana dan lokasi udah bagus, mencekam walau kurang seram. Terus interaksi dengan hantu-hantu sekitar juga menurutku kurang, author lebih fokus ke misterinya—that's okay lah!

Ada beberapa scene yang menurutku janggal, seperti waktu Karen, Serena, Ken, dan Melani di kafe buat nungguin Kinan. Waktu Karen liat Kinan, terus Kinannya kabur, dia nggak usaha ngejar, terkesan lempeng-lempeng aja. Padahal diceritakan Karen udah nyari mati-matian, nah pas udah ketemu malah gini.

Dan yang paling mengganggu buatku adalah nama tokoh. Karendra yang dipanggil Karen, kok berasa kayak nama cewek ya? Mending manggilnya Rendra aja lebih cocok๐Ÿ˜€

Terus nama beberapa tokoh di sini agak-agak mirip. Karen-Kinan-Ken๐Ÿ˜‘ Lebih enak dibaca kalau namanya nggak mirip๐Ÿ˜€

Typo. Buku ini termasuk banyak typo-nya๐Ÿ˜ฃ, nggak bertebaran kayak ketombe sih, tapi cukup banyak. Nggak terlalu mengganggu juga, cuma alangkah baiknya kalau diperbaiki๐Ÿ˜‰

So, am I recommending this book?
YES! You can put Lunar Eclipse on your reading list❤

[Book Review] 171 Hours - Stefiani Emasurya

Judul: 171 Hours
Penulis: Stefiani Emasurya
Halaman: 264 halaman
Genre: Young Adult 17+ (tapi menurutku lebih Adult)
Tahun: Februari, 2018
Penerbit: Grasindo
ISBN: 978602458126
Harga: IDR 64.000 (P. Jawa)
Rate: ★★★★☆



B l u r b :

Lucas menuang dua gelas bourbon dan berjalan mendekati gadis yang duduk di meja bar. Gadis murung itu duduk dengan tangan kiri menopang kepala dan telunjuk kanan memutari bibir gelas kristalnya puluhan kali.

Lucas masih berjarak dua langkah dari Maura saat gadis itu menoleh ke balik punggungnya. Ia tersenyum kecil. "Kau menemukanku lagi." Lucas menyodorkan minumannya yang diterima Maura. Ia kemudian mengambil gelas di meja dan tidak perlu satu detik untuk mengenali aroma Mirage 50 Vodka, "Kau dicampakkan lagi," simpulnya.
"Hmm."
Maura tertawa menyedihkan.

Lucas kemudian melangkah lebih dekat dan mengulurkan tangan menyentuh pipi Maura. Gadis itu terkejut dan mencoba menjauh, tetapi Lucas menahannya.

"Sst, aku tidak akan melukaimu." Lucas terus mendekatkan wajahnya dan berhenti tepat sebelum bibir mereka bersentuhan. "Stop running from me. You know I'll be the one walk you down the aisle."


↠↠↠↠↠


"Dari sekian miliar manusia, kau favoritku." - h. 53

Lucas, seorang chef di salah satu hotel di Bali mengalami hari yang cukup buruk. Saat pergantian shift, ia pergi ke bar hotel. Tiba-tiba seorang gadis yang diketahuinya sebagai manajer hotel menghampiri meja bar, gadis bernama Maura itu memesan minuman pada Lucas. Mulanya hanya obrolan singkat, lalu berlanjut dengan bertukar cerita, bertapa buruknya hari mereka.

Dan ... sebelum mereka berpisah untuk kembali ke pekerjaan mereka masing-masing, Lucas ngajak Maura kencan. Wuahhhh!!!! Pas baca part ini aku otomatis nyeletuk, "That's my type! Cowok to the point." ๐Ÿ˜„

Yup, itu merupakan pertemuan pertama mereka yang menjadi awal dari segalanya.

Lalu ada Matthew. Matthew ini adalah mantan pacar Maura. Mereka bertemu lagi karena Matthew hendak bertunangan dengan Anna, anak pemegang saham terbesar kedua hotel tersebut.

Singkatnya Matthew CLBK. Dia merasa kalau selama ini memang belum bisa melupakan Maura dan ... pertunangannya dengan Anna hanyalah sebuah modus. Matthew nekat ngirim pesan ke Maura, meminta Maura untuk datang ke kamarnya. Namun pesan itu diabaikan oleh Maura.

Tapi ternyata Anna membaca pesan tersebut yang berujung pada sebuah insiden yang melibatkan Maura. Karena hal itu, Maura diliburkan untuk menghindari kecemburuan Anna. Di saat yang sama, Lucas pun harus beristirahat dari pekerjaannya sebagai koki karena luka bakar. Usut punya usut, rupanya mereka berdua sama-sama memiliki masa lalu kelam di Pulau Dewata ini.

Tanpa sengaja Lucas dan Maura bertemu di monumen peringatan bom Bali. Maura kehilangan orangtuanya, pun dengan Lucas. Namun Lucas mengingat sebuah nama, Nina. Nama seorang gadis yang sangat ingin ditemuinya. Who is she?

Sementara itu pesta pertunangan Matthew-Anna sedikit kacau karena Anna 'kumat'. Yup! Si Anna ini menderita kepribadian ganda, dan harus minum obat sebelum pesta dimulai supaya nggak kumat. Hubungan Maura-Lucas kian dekat dan itu membuat Matthew cemburu. Meski bertunangan dengan Anna, Matthew tetap menginginkan Maura. Baginya Maura tetap tak tergantikan.

Ngeselin banget ya, si Matthew ini? Habis dibuang, eh mau dipungut lagi? Situ kira sampah apa?๐Ÿ˜’

Matthew rela melakukan apa saja untuk memisahkan Lucas dan Maura, termasuk mengambil tindakan yang paling gila, yaitu membunuh Pak Ketut yang baginya merupakan penghalang.

Namun yang namanya kejahatan itu nggak bakal pernah menang. Hubungan Lucas dan Maura tetap berjalan sebagaimana mestinya. Sampai akhirnya, Lucas menemukan Nina-nya. Nina yang selama lima belas tahun ini dicarinya. Nina yang ternyata adalah gadis yang selama ini sudah berada di sisinya.



"Sejak kapan kita menjadi begitu rumit?" - h. 86

Sepanjang baca buku ini aku juga dibikin jatuh hati terus-menerus sama karakter Lucas. Jujur dan to the point. Terus kalau boleh koreksi, ini tokohnya kan dewasa, Maura (27th) dan Lucas (30th) tapi label di kover Young Adult, he he.... Aku pernah baca kalau YA tokohnya usia antara 13-18th (cmiiw๐Ÿ˜), maksimal kuliah lah. Kalau label di kover belakang 17+ udah bener๐Ÿ˜€

Well, sebenarnya masih banyak yang pengin aku ulas mengenai buku ini. Karena meski jumlah halamannya nggak banyak, tapi ceritanya padat. Setiap scene-nya runtut, jadi enak buat dibaca. Ditambah gaya nulisnya yang cukup ringan untuk ukuran novel romance-thriller. Believe or not? Aku udah baca novel ini 2x๐Ÿ˜†. Yep! Di sini aku beneran jatuh cinta sama karakter Lucas *abaikan modus* ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜ Padahal aku susah banget jatuh cinta sama good boy. Maklum, aku ini tim bad boy!

Karakter dalam novel ini juga begitu kuat, jadi kentara sekali protagonis-antagonisnya, nggak setengah-setengah. Bahkan yang gila pun kelihatan jelas. Setiap scene-nya bikin bertanya-tanya, bakalan ada apa lagi nih? Sempat deg-degan juga lho waktu baca. Pokoknya emosinya dapet banget, walau di beberapa part perpindahan di bagian percakapannya sempat bikin aku bingung.

"Aku membiarkan siapa pun berdiri di jalanku karena aku bisa memilih jalan lain yang lebih pintar." - h. 199

April 21, 2018

[Book Review] Love, Again - Nathalia Theodora

Judul: Love, Again
Penulis: Nathalia Theodora
Halaman: 232 halaman
Genre: Young Adult (tapi menurutku lebih cocok Adult)
Tahun: Februari, 2018
Penerbit: Grasindo
ISBN: 9786024528096
Rate: ★★★★☆


"That's love, Rich. And I think you're really lucky. To be able to fall in love with someone, and be with the one whom you love, that are the most beautiful things in the world. You should treasure it." - h. 179

Okay, my expecting is too high—myb?
Jadi gini, waktu baca blurb-nya aku sangat tertarik dan berharap isinya akan mengaduk-aduk emosi. Tapi ternyata enggak, meski secara keseluruhan fine-fine aja. Nggak ada yang salah kok dengan buku ini, at some points, they win my heart❤

Singkatnya buku ini menceritakan tentang Bianca yang kecewa karena Nadine, sahabatnya, dihamili oleh Evan, tunangannya sendiri. Bianca kemudian memilih pergi ke Jakarta, dan di situlah ia bertemu dengan Richie, seorang vokalis band yang playboy.

Poin yang aku suka dari buku ini:
๐Ÿ’• Anak band. Di sini feel-nya kerasa banget. Seperti cara bercandanya, omongannya yang cenderung serampangan. Terus setiap anggota punya karakter yang kuat, sesuai dengan posisinya dalam band. I love it!❤

๐Ÿ’• POV 3. Kenapa aku suka penulisan pov 3 di sini? Karena enak dibaca. Nggak banyak menggunakan kata ganti ia/dia yang kalau dalam bahasa bisa ambigu karena tidak ada aturan khusus yang membedakan seperti dalam bahasa Inggris (she/he).

๐Ÿ’• Karakter favorit: Damian. Misterius banget, punya masa lalu kelam.

๐Ÿ’• Richie. Aku suka sama karakter badboy, termasuk si Richie ini. Badboy tapi ngocol banget. Meski sedikit narsis, over pede, agak-agak mirip sama karakter Jace๐Ÿ˜†


Sayang buku ini kurang bisa mempermainkan emosi. Padahal dengan alur cerita yang demikian, seharusnya bisa lebih 'jleb'.

But thats okay! Semua punya kekurangan dan kelebihan. Yang suka sama badboy ala-ala anak band, buku ini bisa dimasukin ke WL kalian๐Ÿ˜†. Guyonannya serampangan banget, ricuh dah๐Ÿ˜

April 20, 2018

[Book Review] Sweetly Broken - Dadan Erlangga

Judul: Sweetly Broken
Penulis: Dadan Erlangga
Halaman: 256 halaman
Genre: Metropop (21+)
Tahun: Februari, 2018
Penerbit: GPU
ISBN: 9786020381961
Harga: IDR 63.000 (P. Jawa)
Rate: ★★★★☆




Tanpa cinta hidup terasa lebih mudah, tapi sayangnya tidak indah. - h. 5


B l u r b :

Pengalaman patah hati hingga berdarah-darah, membuat Lara Doris Hartono menutup hati dan menetapkan aturan konyol saat bertemu pria tampan; bersikap dingin dan tak pedulu serta jangan pernah menunjukkan kekaguman dan ketertarikan sedikit pun.

Namun, saat pertama kali bertemu Dias Adji Nugroho, Lara nyaris melanggar aturan tersebut. Padahal, ia pernah bersumpah akan menghajar pria itu karena tayangan di akun Instagram Dias yang menjelek-jelekkan wedding organizer milik Lara. Sekuat apa pun mengelak, Lara mendapati dirinya luluh dalam dekapan kokoh pria itu.

Ketika Lara sedang menikmati kebahagiaan bersama Dias, seseorang dari masa lalunya muncul. Aryoza Megantara, mantan terindah semasa SMA yang tak pernah benar-benar meninggalkan sudut hatinya.

Untuk kali ini saja, Lara tergoda untuk meraih kembali apa yang pernah hilang dari masa lalunya bersama Yoza. Namun, apakah itu sepadan jika harga yang akan ia bayar adalah kehilangan Dias untuk selamanya...?




"Selalu ada kesempatan kedua buat cowok ganteng." - h. 23

S t o r y l i n e :

Lara tengah dirundung patah hati karena pria yang selama ini menjalin hubungan dengannya, tiba-tiba menghilang dan memutuskan untuk menikah dengan perempuan lain. Tak mau terus tenggelam dalam kesedihannya, ia memutuskan untuk menyibukkan diri pada pekerjaannya sebagai pemilik wedding organizer. Baru saja ia hendak memulainya saat melihat tayangan Instastory yang menjelek-jelekkan WO miliknya. Lara kesal setengah mati, bersumpah akan membunuh pria itu jika suatu hari mereka diizinkan bertemu.

Lain di mulut, lain di hati.
Tanpa sengaja Lara bertemu pria itu, Dias, di pesta ulang tahun Zaky. Bukannya marah, Lara malah tak berkutik di hadapan Dias. Lara berusaha menepis perasaan yang menghinggapinya, namun lagi-lagi Dias menjadi penyelamatnya saat di jalan ia diadang oleh dua pria bertubuh besar yang ditemuinya di klab malam tadi. Lara lari ketakutan, namun saat Dias menarik tangannya, ia menangis dalam pelukan Dias❤

Hubungan Lara dan Dias semakin dekat. Mereka mulai sering bertemu dan Dias juga mulai suka nginep di tempatnya Lara. Sampai suatu hari Clara, sepupu Monik (teman semasa sekolah Lara) memutuskan untuk memakai jasa Cherish Wedding untuk pesta pernikahannya. Dan saat Lara membaca form yang diserahkan oleh Clara, Lara terbelalak ketika melihat nama Aryoza Megantara sebagai calon mempelai pria Clara.
Ada berapa orang yang memiliki nama itu? Lara hanya berharap bila Yoza itu bukanlah Yoza-nya.

Di saat lagi seneng-senengnya sama Dias, Yoza balik lagi ke kehidupan Lara. Membuat Lara terlena dalam kenangan manis yang pernah diukirnya bersana Yoza, cinta semasa sekolah yang selama ini masih bersemayam di bawah alam sadarnya. Lara pun mulai tak mengacuhkan perhatian Dias karena sibuk baper dengan masa-masa indahnya bersama Yoza dulu.

Mantan atau gebetan?
Pilot atau selebgram?
Yang pasti keduanya sama-sama ganteng๐Ÿ˜Ž

Situasi yang sulit, ya?

Kesempurnaan itu ternyata bisa menjadi luka ketika ia mengkristal dalam wujud kenangan. Kesempurnaan yang takkan pernah bisa kuraih ulang, dan hanya mampu kukenang dengan air mata berlinang. - h. 109



Tema seperti ini sudah umum: hate to love, tapi setiap penulis punya caranya sendiri untuk membuat sesuatu yang sudah umum ini menjadi menarik. Contohnya buku ini, aku enjoy banget bacanya. Gaya berceritanya enak, jadi nggak bosen bacanya๐Ÿ˜ Keseharian Lara sebagai pemilik WO juga diceritakan dengan cukup mendetail tanpa membuat pembaca merasa sedang membaca deskripsi 'keseharian pemilik WO'.

Oh ya, novel ini penulisnya cowok ganteng lho! Tapi di sini si penulis bisa memosisikan dirinya sebagai Lara, yang notabene merupakan cewek tulen.... Ditambah lagi buku ini menggunkan pov orang pertama. Salut deh, bisa menjiwai seorang 'Lara' hingga sedalam ini.

Cerita berlatar belakang Bandung-Jakarta ini semakin ke belakang buku ini semakin menarik untuk dibaca. Emosi dalam ceritanya semakin ngena. And fyi banyak part yang bikin aku nempelin sticky note, I love it! Dari tema yang umum, bisa diolah menjadi sebuah cerita yang apik, cukup mempermainkan emosi pembacanya.

Awalnya aku udah siap-siap patah hati buat Dias, karena nyangka kalau Lara dan Dias nggak akan berakhir sesuai harapanku. Tapi rupanya ending cerita ini dikemas dengan apik dalam lembar-lembar terakhir.

Tapi sebetulnya aku ngerasa sedikit timpang mengenai kepadatan porsi cerita. Di awal-awal terkesan santai banget, lalu makin ke belakang makin berat. But that's okay! You win my heart. Aku suka diksinya yang terasa real dan nggak muluk-muluk.

"Mencintai seseorang tanpa bisa memilikinya memang menyakitkan. Namun, jauh lebih menyakitkan ketika kita memiliki seseorang yang mencintai orang lain." - h. 246